Selasa, 23 Oktober 2018 | 04:58 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Tiongkok dan Prancis Sepakat Tingkatkan Kemitraan Strategis dan Komprehensif secara Mantap

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/6be103e1adaf4947adae637278005e52.jpg"></p> <p>Atas undangan Presiden Xi Jinping, Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok mulai pada 8 Januari. Presiden Xi Jinping dan Presiden Macron mengadakan pembicaraan resmi pada hari Selasa kemarin (9/1). Kepala kedua negara sepakat untuk terus mewarisi tradisi persahabatan dan mendorong hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Tiongkok-Prancis secara mantap. </p> <p>Xi Jinping menyatakan, untuk mendorong hubungan Tiongkok-Prancis agar berkembang secara lebih baik dan lebih cepat, kedua pihak perlu sering melakukan komunikasi yang mendalam. Kedua pihak hendaknya benar-benar menjaga kepentingan inti hati dan keprihatinan serius pihak yang lain, secara sebaik-baiknya menangani perselisihan dan menjamin perkembangan hubungan bilateral secara stabil di jalan yang tepat. Kedua pihak perlunya meningkatkan kerja sama di bidang energi nuklir serta penerbangan udara dan antariksa, terus memupuk titik pertumbuhan yang baru, mendorong kerja sama kedua pihak di bidang pertanian, bahan makanan, pengobatan, perkembangan berkelanjutan kota, manufaktur dan moneter. Xi Jinping berharap kedua negara dapat saling melengkapi di bidang ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI) dan manufaktur yang canggih, melakukan kerja sama dalam kerangka Satu Sabuk Satu Jalan demi kemakmuran Eurasia. <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/30c8eea75d3944a49029d8fecfafeca2.jpg"></p> <p>Macron menyatakan, Prancis memandang penting kerja sama kedua negara dalam kerangka Satu Sabuk Satu Jalan dan berpendapat bahwa ini mempunyai arti strategis. Ia berharap kedua pihak dapat melakukan komunikasi dan dialog tingkat tinggi di berbagai bidang melalui kunjungannya ke Tiongkok kali ini, serta meningkatkan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi, penerbangan udara dan antariksa serta tenaga nuklir, sementara itu terus meningkatkan pertukaran di bidang pendidikan dan kebudayaan. Prancis akan berpaya mendorong hubungan kerja sama Uni Eropa dengan Tiongkok.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/6be103e1adaf4947adae637278005e52.jpg"></p> <p>Atas undangan Presiden Xi Jinping, Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok mulai pada 8 Januari. Presiden Xi Jinping dan Presiden Macron mengadakan pembicaraan resmi pada hari Selasa kemarin (9/1). Kepala kedua negara sepakat untuk terus mewarisi tradisi persahabatan dan mendorong hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Tiongkok-Prancis secara mantap. </p> <p>Xi Jinping menyatakan, untuk mendorong hubungan Tiongkok-Prancis agar berkembang secara lebih baik dan lebih cepat, kedua pihak perlu sering melakukan komunikasi yang mendalam. Kedua pihak hendaknya benar-benar menjaga kepentingan inti hati dan keprihatinan serius pihak yang lain, secara sebaik-baiknya menangani perselisihan dan menjamin perkembangan hubungan bilateral secara stabil di jalan yang tepat. Kedua pihak perlunya meningkatkan kerja sama di bidang energi nuklir serta penerbangan udara dan antariksa, terus memupuk titik pertumbuhan yang baru, mendorong kerja sama kedua pihak di bidang pertanian, bahan makanan, pengobatan, perkembangan berkelanjutan kota, manufaktur dan moneter. Xi Jinping berharap kedua negara dapat saling melengkapi di bidang ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI) dan manufaktur yang canggih, melakukan kerja sama dalam kerangka Satu Sabuk Satu Jalan demi kemakmuran Eurasia. <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/30c8eea75d3944a49029d8fecfafeca2.jpg"></p> <p>Macron menyatakan, Prancis memandang penting kerja sama kedua negara dalam kerangka Satu Sabuk Satu Jalan dan berpendapat bahwa ini mempunyai arti strategis. Ia berharap kedua pihak dapat melakukan komunikasi dan dialog tingkat tinggi di berbagai bidang melalui kunjungannya ke Tiongkok kali ini, serta meningkatkan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi, penerbangan udara dan antariksa serta tenaga nuklir, sementara itu terus meningkatkan pertukaran di bidang pendidikan dan kebudayaan. Prancis akan berpaya mendorong hubungan kerja sama Uni Eropa dengan Tiongkok.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com