Selasa, 23 Oktober 2018 | 22:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Li Keqiang dan Zhang Dejiang Temui Presiden Perancis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/fb94a78830724c9bbf27d563198afe2b.jpg"></p> <p>Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok Zhang Dejiang secara terpisah mengadakan pertemuan dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron hari Selasa kemarin(9/1) di Beijing. </p> <p>Li Keqiang menunjukkan, Tiongkok terus memperdalam reformasi, memperluas keterbukaan, memperluas akses pasar secara lebih lanjut, dengan demikian akan memberikan lebih banyak kesempatan kerja sama kepada negara-negara lain termasuk Perancis. Ia menyambut Perancis untuk meningkatkan investasi dan pengeksporan barang berkualitas, juga mengharapkan Perancis dapat memperluas pengeksporan produk berteknologi tinggi secara lebih lanjut ke Tiongkok. Ia menekankan, Tiongkok dengan teguh mendukung proses integrasi Eropa, dan berharap dapat melihat Uni Eropa yang bersatu, stabil dan berkembang. Tiongok menyatakan keyakinannya terhadap prospek perkembangan UE, serta bersedia mendorong perundingan investasi bilateral. <p>Emmanuel Macron menyatakan, makna hubungan Perancis-Tiongkok jauh melampaui lingkup bilateral. Atas dasar kerja sama jangka panjang, Perancis bersedia lebih lanjut menyusun rencana kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral, mendorong hubungan Perancis-Tiongkok dan Eropa-Tiongkok memasuki tahap perkembangan yang baru, serta bersama-sama memberikan kontribusi baru demi perdamaian dan perkembangan dunia.</p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/3591ea2796784deaaf2e402bb58c0f5b.jpg"></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/fb94a78830724c9bbf27d563198afe2b.jpg"></p> <p>Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok Zhang Dejiang secara terpisah mengadakan pertemuan dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron hari Selasa kemarin(9/1) di Beijing. </p> <p>Li Keqiang menunjukkan, Tiongkok terus memperdalam reformasi, memperluas keterbukaan, memperluas akses pasar secara lebih lanjut, dengan demikian akan memberikan lebih banyak kesempatan kerja sama kepada negara-negara lain termasuk Perancis. Ia menyambut Perancis untuk meningkatkan investasi dan pengeksporan barang berkualitas, juga mengharapkan Perancis dapat memperluas pengeksporan produk berteknologi tinggi secara lebih lanjut ke Tiongkok. Ia menekankan, Tiongkok dengan teguh mendukung proses integrasi Eropa, dan berharap dapat melihat Uni Eropa yang bersatu, stabil dan berkembang. Tiongok menyatakan keyakinannya terhadap prospek perkembangan UE, serta bersedia mendorong perundingan investasi bilateral. <p>Emmanuel Macron menyatakan, makna hubungan Perancis-Tiongkok jauh melampaui lingkup bilateral. Atas dasar kerja sama jangka panjang, Perancis bersedia lebih lanjut menyusun rencana kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral, mendorong hubungan Perancis-Tiongkok dan Eropa-Tiongkok memasuki tahap perkembangan yang baru, serta bersama-sama memberikan kontribusi baru demi perdamaian dan perkembangan dunia.</p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2018/01/10/3591ea2796784deaaf2e402bb58c0f5b.jpg"></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com