Selasa, 23 Oktober 2018 | 04:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Pengadilan Kamboja Akan Tentukan Nasib Tahanan Spionase Australia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Ricketson ditahan dan dituduh melakukan kegiatan mata-mata pada bulan Juni.
(Courtesy: AustraliaPlus) Ricketson ditahan dan dituduh melakukan kegiatan mata-mata pada bulan Juni.
<p>Pekan depan, Mahkamah Agung Kamboja akan mengumumkan apakah pihaknya akan membebaskan sineas Australia, James Ricketson, dari penjara Phnom Penh.</p><p>Ricketson telah ditahan sejak Juni, saat ia ditangkap dan dituduh melakukan spionase setelah terlihat dalam foto tengah menerbangkan drone di atas unjuk rasa politik di ibukota Kamboja.</p><p>Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara.</p><p>Pria berusia 68 tahun ini hadir di Mahkamah Agung Kamboja untuk mengajukan banding atas penolakan dua pengadilan yang lebih rendah untuk memberinya jaminan.</p><p>Mengenakan baju penjara berwarna cokelat, Ricketson berbicara di pengadilan, mengatakan bahwa kasus terhadapnya melanggar hukum Kamboja dan merupakan penyimpangan keadilan.</p><p>Ia telah dipenjarakan selama tujuh bulan -satu bulan lebih lama dari batas maksimum penahanan pra-sidang.</p><p>Pengadilan mengatakan akan menjatuhkan vonis mereka pada 17 Januari.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-01-10/cambodian-court-to-decide-on-jailed-australian-filmmaker/9317978" target="_blank" title="">Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Pekan depan, Mahkamah Agung Kamboja akan mengumumkan apakah pihaknya akan membebaskan sineas Australia, James Ricketson, dari penjara Phnom Penh.</p><p>Ricketson telah ditahan sejak Juni, saat ia ditangkap dan dituduh melakukan spionase setelah terlihat dalam foto tengah menerbangkan drone di atas unjuk rasa politik di ibukota Kamboja.</p><p>Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara.</p><p>Pria berusia 68 tahun ini hadir di Mahkamah Agung Kamboja untuk mengajukan banding atas penolakan dua pengadilan yang lebih rendah untuk memberinya jaminan.</p><p>Mengenakan baju penjara berwarna cokelat, Ricketson berbicara di pengadilan, mengatakan bahwa kasus terhadapnya melanggar hukum Kamboja dan merupakan penyimpangan keadilan.</p><p>Ia telah dipenjarakan selama tujuh bulan -satu bulan lebih lama dari batas maksimum penahanan pra-sidang.</p><p>Pengadilan mengatakan akan menjatuhkan vonis mereka pada 17 Januari.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-01-10/cambodian-court-to-decide-on-jailed-australian-filmmaker/9317978" target="_blank" title="">Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.</a></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com