Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

10 industri mebel nasional terbang ke IMM Cologne Jerman

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2qWAdQf
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2qWAdQf
<p>Sebanyak 10 industri mebel nasional terbang ke Jerman untuk mengikuti pameran terbesar di Eropa yakni IMM Cologne 2018. </p><p>Sekjen Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur menyampaikan bahwa hal tersebut adalah upaya untuk mendongkrak ekspor mebel yang ditargetkan mencapai 5 miliar dollar AS hingga akhir 2019.</p><p>"Kami selalu melakukan promosi melalui keikutsertaan dalam pameran-pameran bertaraf internasional, seperti halnya pameran yang diselenggarakan oleh Koelnmese Gmbh di Cologne Jerman ini," kata Sobur di Jakarta, Rabu (10/1).</p><p>Pameran yang digelar pada 15-21 Januari 2018 ini menempati area seluas 239.500 meter persegi dengan menggunakan 11 hall dan diikuti oleh 1.361 peserta dari 51 negara. Adapun paviliun mebel Indonesia berada di Hall 5.2. </p><p> </p><p>"Daya tarik IMM Cologne tidak bisa dipungkiri memang. Hal itu terbukti ketika Presiden Joko Widodo masih aktif sebagai pengusaha mebel, beliau rutin mengikuti pameran ini," kata Sobur. </p><p> </p><p>Tidak hanya itu, pengusaha mebel asal Indonesiapun ikut berpartisipasi pada pameran ini sejak 2011 hingga 2016, di bawah naungan Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) dan pada 2017 di bawah naungan HIMKI. </p><p> </p><p>Selain mempromosikan produk mebel nasional di pasar global, HIMKI juga ingin mencari buyer tetap yang berpotensi untuk membuat pesanan, baik dalam setahun, dua tahun ke depan, ataupun jangka panjang. </p><p> </p><p>"Dengan begitu hubungan buyers dengan para buyer dari berbagai negara, khususnya Eropa, dapat terjalin dengan baik. Kami juga ingin membangun jejaring bisnis di tingkat internasional," ujar Sobur. </p><p> </p><p>Dari pameran tersebut, HIMKI menargetkan perolehan devisa sebesar 200 juta dollar AS yang berasal dari transaksi di tempat dan tindak lanjut dari pesanan-pesanan selama setahun untuk pasaran Eropa. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Sebanyak 10 industri mebel nasional terbang ke Jerman untuk mengikuti pameran terbesar di Eropa yakni IMM Cologne 2018. </p><p>Sekjen Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur menyampaikan bahwa hal tersebut adalah upaya untuk mendongkrak ekspor mebel yang ditargetkan mencapai 5 miliar dollar AS hingga akhir 2019.</p><p>"Kami selalu melakukan promosi melalui keikutsertaan dalam pameran-pameran bertaraf internasional, seperti halnya pameran yang diselenggarakan oleh Koelnmese Gmbh di Cologne Jerman ini," kata Sobur di Jakarta, Rabu (10/1).</p><p>Pameran yang digelar pada 15-21 Januari 2018 ini menempati area seluas 239.500 meter persegi dengan menggunakan 11 hall dan diikuti oleh 1.361 peserta dari 51 negara. Adapun paviliun mebel Indonesia berada di Hall 5.2. </p><p> </p><p>"Daya tarik IMM Cologne tidak bisa dipungkiri memang. Hal itu terbukti ketika Presiden Joko Widodo masih aktif sebagai pengusaha mebel, beliau rutin mengikuti pameran ini," kata Sobur. </p><p> </p><p>Tidak hanya itu, pengusaha mebel asal Indonesiapun ikut berpartisipasi pada pameran ini sejak 2011 hingga 2016, di bawah naungan Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) dan pada 2017 di bawah naungan HIMKI. </p><p> </p><p>Selain mempromosikan produk mebel nasional di pasar global, HIMKI juga ingin mencari buyer tetap yang berpotensi untuk membuat pesanan, baik dalam setahun, dua tahun ke depan, ataupun jangka panjang. </p><p> </p><p>"Dengan begitu hubungan buyers dengan para buyer dari berbagai negara, khususnya Eropa, dapat terjalin dengan baik. Kami juga ingin membangun jejaring bisnis di tingkat internasional," ujar Sobur. </p><p> </p><p>Dari pameran tersebut, HIMKI menargetkan perolehan devisa sebesar 200 juta dollar AS yang berasal dari transaksi di tempat dan tindak lanjut dari pesanan-pesanan selama setahun untuk pasaran Eropa. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com