Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BPBD: Tiga rumah di Banyumas tertimbun longsor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Sebanyak tiga rumah warga Grumbul Pamrihan, Desa Kaliwangi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan roboh akibat tertimbun tanah longsor, kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo.</p><p> "Bencana tanah longsor itu terjadi pada Rabu (10/1), sekitar pukul 18.15 WIB, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (11/1).</p><p> Dia mengatakan tanah longsor itu menimpa dua unit rumah milik Rosadi (60) dan satu unit rumah milik Sito (37). Keduanya warga Grumbul Pamrihan RT 02 RW 04, Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati.</p><p> Ia mengatakan berdasarkan keterangan korban, sebelum terjadi tanah longsor itu, Sito mendengar suara gemuruh sehingga ia segera keluar untuk melihat kondisi sekitar rumah.</p><p> Sesampainya di halaman, Sito melihat tanah di bukit di atas rumah tampak bergerak ke arah rumahnya.</p><p> Oleh karena itu, Sito segera memanggil istrinya, Maratus Salamah (40), agar segera keluar dari rumah dengan menggendong anak mereka, Alfira Putri (3).</p><p> Selain itu, Sito juga memanggil kedua orang tuanya, Rosadi dan Sawen (55), agar mereka segera keluar dari rumahnya.</p><p> Tidak lama kemudian, material longsoran dari atas bukit itu menimbun rumah Sito dan selanjutnya bergerak menuju dua rumah milik Rosadi dan akhirnya tiga rumah semipermanen itu ambruk hingga rata dengan tanah.</p><p> "Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor itu, namun satu unit sepeda motor Supra X 125 Tahun 2005 yang berada di dalam rumah turut tertimbun longsor. Kerugian masih dalam pendataan," kata Kusworo. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Sebanyak tiga rumah warga Grumbul Pamrihan, Desa Kaliwangi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan roboh akibat tertimbun tanah longsor, kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo.</p><p> "Bencana tanah longsor itu terjadi pada Rabu (10/1), sekitar pukul 18.15 WIB, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (11/1).</p><p> Dia mengatakan tanah longsor itu menimpa dua unit rumah milik Rosadi (60) dan satu unit rumah milik Sito (37). Keduanya warga Grumbul Pamrihan RT 02 RW 04, Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati.</p><p> Ia mengatakan berdasarkan keterangan korban, sebelum terjadi tanah longsor itu, Sito mendengar suara gemuruh sehingga ia segera keluar untuk melihat kondisi sekitar rumah.</p><p> Sesampainya di halaman, Sito melihat tanah di bukit di atas rumah tampak bergerak ke arah rumahnya.</p><p> Oleh karena itu, Sito segera memanggil istrinya, Maratus Salamah (40), agar segera keluar dari rumah dengan menggendong anak mereka, Alfira Putri (3).</p><p> Selain itu, Sito juga memanggil kedua orang tuanya, Rosadi dan Sawen (55), agar mereka segera keluar dari rumahnya.</p><p> Tidak lama kemudian, material longsoran dari atas bukit itu menimbun rumah Sito dan selanjutnya bergerak menuju dua rumah milik Rosadi dan akhirnya tiga rumah semipermanen itu ambruk hingga rata dengan tanah.</p><p> "Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor itu, namun satu unit sepeda motor Supra X 125 Tahun 2005 yang berada di dalam rumah turut tertimbun longsor. Kerugian masih dalam pendataan," kata Kusworo. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com