Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:16 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Ekspor ikan Babel naik 200 persen

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  http://bit.ly/2CSR2gl
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CSR2gl
<p>Badan Karantina Ikan dan Mutu Perikanan (BKIPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor ikan selama 2017 naik 200 persen, karena permintaan pangsa pasar negara tujuan yang meningkat.</p><p> "Permintaan pasar dunia meningkat, karena mutu ikan hasil tangkapan dan budi daya ikan yang semakin baik," kata Kepala BKIPM Kepulauan Babel Nandang Koswara di Pangkalpinang, Kamis (11/1).</p><p> Ia menjelaskan nilai ekspor ikan 2017 mencapai Rp157,671 miliar dengan frekuensi 1.030 kali yang jumlahnya 41.878 hds atau 5.710.681 kilogram.</p><p> Sedangkan domestik masuk mencapai Rp50,105 miliar dengan frekuensi 1.415 kali dan jumlahnya 146.200.164 hds atau 1.065.148 kilogram. Total lalu lintas MP mencapai Rp608,602 miliar dengan frekuensi 8.260 kali yang jumlahnya 146.531.786 hds atau 16.767.567 kilogram.</p><p> "Dari capaian tersebut, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp661,167 juta," ujarnya.</p><p> Nandang mengatakan peningkatan ekspor ikan sangat signifikan, karena sinergitas BKIPM bersama pemerintah daerah dan sektor terkait selalu baik, begitu juga untuk jaminan mutu kita mendapat predikat baik.</p><p> "Saat ini ekspor ikan sudah grade B, sehingga negara tujuan juga bertambah. Sebelumnya negara tujuan ekspor hanya Malaysia dan Singapura, namun sekarang sudah ke Hongkong, Thailand, Jepang, Korea, Australia dan Vietnam," ujarnya.</p><p> Menurut dia dengan capaian tersebut BKIPM Babel terus berupaya meningkatkan capaian ekport hingga ke grade A dan menembus pangsa pasar eropa.</p><p> "Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan jaminan mutu, sinergitas, pelayanan serta pengembangan program agar kesejahteraan nelayan terjamin dan pangsa pasar kita dapat menembus pasar Eropa," harapnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Badan Karantina Ikan dan Mutu Perikanan (BKIPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor ikan selama 2017 naik 200 persen, karena permintaan pangsa pasar negara tujuan yang meningkat.</p><p> "Permintaan pasar dunia meningkat, karena mutu ikan hasil tangkapan dan budi daya ikan yang semakin baik," kata Kepala BKIPM Kepulauan Babel Nandang Koswara di Pangkalpinang, Kamis (11/1).</p><p> Ia menjelaskan nilai ekspor ikan 2017 mencapai Rp157,671 miliar dengan frekuensi 1.030 kali yang jumlahnya 41.878 hds atau 5.710.681 kilogram.</p><p> Sedangkan domestik masuk mencapai Rp50,105 miliar dengan frekuensi 1.415 kali dan jumlahnya 146.200.164 hds atau 1.065.148 kilogram. Total lalu lintas MP mencapai Rp608,602 miliar dengan frekuensi 8.260 kali yang jumlahnya 146.531.786 hds atau 16.767.567 kilogram.</p><p> "Dari capaian tersebut, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp661,167 juta," ujarnya.</p><p> Nandang mengatakan peningkatan ekspor ikan sangat signifikan, karena sinergitas BKIPM bersama pemerintah daerah dan sektor terkait selalu baik, begitu juga untuk jaminan mutu kita mendapat predikat baik.</p><p> "Saat ini ekspor ikan sudah grade B, sehingga negara tujuan juga bertambah. Sebelumnya negara tujuan ekspor hanya Malaysia dan Singapura, namun sekarang sudah ke Hongkong, Thailand, Jepang, Korea, Australia dan Vietnam," ujarnya.</p><p> Menurut dia dengan capaian tersebut BKIPM Babel terus berupaya meningkatkan capaian ekport hingga ke grade A dan menembus pangsa pasar eropa.</p><p> "Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan jaminan mutu, sinergitas, pelayanan serta pengembangan program agar kesejahteraan nelayan terjamin dan pangsa pasar kita dapat menembus pasar Eropa," harapnya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com