Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kalimantan Utara khawatir jadi tempat sembunyi teroris

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2D0Km2N
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2D0Km2N
<p>Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia rawan dijadikan lokasi persembunyian oleh kelompok teroris dari dan ke Filipina, kata Kepala Kesatuan bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara Basiran.</p><p>Menurut Basiran, via telepon kepada Antara, kekhawatiran itu didasarkan kepada sangat banyaknya pintu masuk ilegal baik dari darat maupun laut yang dijadikan jalur masuk oleh siapa saja.</p><p>Penangkapan seorang pria bernama Reza Nurjamil (26) di Kabupaten Nunukan pada 31 Desember 2017 oleh Densus 88 yang diduga anggota jaringan terorisme, menurut Basiran patut dijadikan dasar mewaspadai mulai bangkitnya terorisme di daerahnya.</p><p>Reza Nurjamil dari kelompok Jaringan Anshorut Daulah (JAD) asal Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga ditugaskan menjadi agen pengiriman orang ke Filipina melalui Nunukan.</p><p>Basiran menilai, pengiriman orang tidak mungkin dlakukan sendiri tanpa bantuan orang lainnya sehingga tidak tertutup kemungkinan Reza dibantu orang lainnya yang diduga Basiran sulit dideteksi karenan telah berbaur dengan masyarakat.</p><p>Untuk mencegah Kalimantan Utara menjadi tempat persembunyian teroris dan rekrutmen lolak oleh kelompok teroris, provinsi ini terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat, tutup Basiran.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia rawan dijadikan lokasi persembunyian oleh kelompok teroris dari dan ke Filipina, kata Kepala Kesatuan bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara Basiran.</p><p>Menurut Basiran, via telepon kepada Antara, kekhawatiran itu didasarkan kepada sangat banyaknya pintu masuk ilegal baik dari darat maupun laut yang dijadikan jalur masuk oleh siapa saja.</p><p>Penangkapan seorang pria bernama Reza Nurjamil (26) di Kabupaten Nunukan pada 31 Desember 2017 oleh Densus 88 yang diduga anggota jaringan terorisme, menurut Basiran patut dijadikan dasar mewaspadai mulai bangkitnya terorisme di daerahnya.</p><p>Reza Nurjamil dari kelompok Jaringan Anshorut Daulah (JAD) asal Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga ditugaskan menjadi agen pengiriman orang ke Filipina melalui Nunukan.</p><p>Basiran menilai, pengiriman orang tidak mungkin dlakukan sendiri tanpa bantuan orang lainnya sehingga tidak tertutup kemungkinan Reza dibantu orang lainnya yang diduga Basiran sulit dideteksi karenan telah berbaur dengan masyarakat.</p><p>Untuk mencegah Kalimantan Utara menjadi tempat persembunyian teroris dan rekrutmen lolak oleh kelompok teroris, provinsi ini terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat, tutup Basiran.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com