Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Pilkada Serentak 2018

Pangdam IV Diponegoro tegaskan prajurit TNI harus netral

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta
<p>Jelang pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto meminta semua prajurit TNI untuk netral ataupun tidak berpolitik praktis, sebab jika ada yang melanggar akan ditindak tegas.&nbsp;</p><p>Hal ini disampaikan Pangdam IV Diponegoro disela-sela kunjungan kerja di Kodim 0722 Kudus, seperti dilaporkan&nbsp;Kontributor Elshinta, Sutini.</p><p>Menurut Pangdam, sebagai pihak yang turut dalam menjaga keamanan pihaknya secara tegas menyatakan agar para prajurit bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis, sebab di tahun politik seperti ini sangat rawan.&nbsp;</p><p>"Ini peringatan bagi semua prajurit," tegasnya.</p><p>Pangdam juga menjelaskan terkait kesiapan dari personel TNI di jajaran Kodam IV untuk membantu pengamanan bersama Polda Jateng untuk mengantisipasi terjadinya kampanye hitam, baik di medsos ataupun brosur dan selebaran selama tahapan pilkada, baik itu Pilgub Jateng, Pilwalkot dan Pilbup di tujuh daerah di Jawa Tengah.</p><p>"Kami akan bekerja sama dengan pihak polda untuk mengantisipasi adanya&nbsp;black campaign&nbsp;yang mempermainkan isu SARA, karena dapat membuat suasana tidak kondusif," ujarnya.</p><p>Dalam pengamanan pilkada serentak pihaknya menerjunkan 6.000 prajurit yang bertugas membantu personel Polda Jateng.</p><p>Selain kunjungan kerja, kedatangan Pangdam ke Kabupaten Kudus yakni untuk mengecek kesiapan keamanan di wilayah Kudus, karena menjadi salah satu daerah yang menggelar pilkada, sehingga Pangdam sempat bertemu Bupati Kudus Musthofa dan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Jelang pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto meminta semua prajurit TNI untuk netral ataupun tidak berpolitik praktis, sebab jika ada yang melanggar akan ditindak tegas.&nbsp;</p><p>Hal ini disampaikan Pangdam IV Diponegoro disela-sela kunjungan kerja di Kodim 0722 Kudus, seperti dilaporkan&nbsp;Kontributor Elshinta, Sutini.</p><p>Menurut Pangdam, sebagai pihak yang turut dalam menjaga keamanan pihaknya secara tegas menyatakan agar para prajurit bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis, sebab di tahun politik seperti ini sangat rawan.&nbsp;</p><p>"Ini peringatan bagi semua prajurit," tegasnya.</p><p>Pangdam juga menjelaskan terkait kesiapan dari personel TNI di jajaran Kodam IV untuk membantu pengamanan bersama Polda Jateng untuk mengantisipasi terjadinya kampanye hitam, baik di medsos ataupun brosur dan selebaran selama tahapan pilkada, baik itu Pilgub Jateng, Pilwalkot dan Pilbup di tujuh daerah di Jawa Tengah.</p><p>"Kami akan bekerja sama dengan pihak polda untuk mengantisipasi adanya&nbsp;black campaign&nbsp;yang mempermainkan isu SARA, karena dapat membuat suasana tidak kondusif," ujarnya.</p><p>Dalam pengamanan pilkada serentak pihaknya menerjunkan 6.000 prajurit yang bertugas membantu personel Polda Jateng.</p><p>Selain kunjungan kerja, kedatangan Pangdam ke Kabupaten Kudus yakni untuk mengecek kesiapan keamanan di wilayah Kudus, karena menjadi salah satu daerah yang menggelar pilkada, sehingga Pangdam sempat bertemu Bupati Kudus Musthofa dan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com