Minggu, 22 April 2018

Pilkada Serentak 2018

Pangdam IV Diponegoro tegaskan prajurit TNI harus netral

Kamis, 11 Januari 2018 15:05

Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Jelang pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto meminta semua prajurit TNI untuk netral ataupun tidak berpolitik praktis, sebab jika ada yang melanggar akan ditindak tegas. 

Hal ini disampaikan Pangdam IV Diponegoro disela-sela kunjungan kerja di Kodim 0722 Kudus, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Menurut Pangdam, sebagai pihak yang turut dalam menjaga keamanan pihaknya secara tegas menyatakan agar para prajurit bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis, sebab di tahun politik seperti ini sangat rawan. 

"Ini peringatan bagi semua prajurit," tegasnya.

Pangdam juga menjelaskan terkait kesiapan dari personel TNI di jajaran Kodam IV untuk membantu pengamanan bersama Polda Jateng untuk mengantisipasi terjadinya kampanye hitam, baik di medsos ataupun brosur dan selebaran selama tahapan pilkada, baik itu Pilgub Jateng, Pilwalkot dan Pilbup di tujuh daerah di Jawa Tengah.

"Kami akan bekerja sama dengan pihak polda untuk mengantisipasi adanya black campaign yang mempermainkan isu SARA, karena dapat membuat suasana tidak kondusif," ujarnya.

Dalam pengamanan pilkada serentak pihaknya menerjunkan 6.000 prajurit yang bertugas membantu personel Polda Jateng.

Selain kunjungan kerja, kedatangan Pangdam ke Kabupaten Kudus yakni untuk mengecek kesiapan keamanan di wilayah Kudus, karena menjadi salah satu daerah yang menggelar pilkada, sehingga Pangdam sempat bertemu Bupati Kudus Musthofa dan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar