Kamis, 18 Januari 2018

Bulog Kediri perpanjang masa operasi pasar beras

Kamis, 11 Januari 2018 15:44

Sumber Foto: http://bit.ly/2zM2Kef Sumber Foto: http://bit.ly/2zM2Kef
Ayo berbagi!

Memasuki musim paceklik, saat ini Bulog Kediri mengambil langkah strategis untuk mengendalikan harga beras di pasaran. Kebijakan strategis yang diambil yakni memperpanjang jadwal operasi pasar.

Kepala Bulog Kediri, Achmad Kholisun mengatakan, metode opeasi pasar yang dilakukan pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika dulu operasi pasar dijual secara langsung ke pembeli, kini Bulog menjual beras tersebut melalui distributor lalu turun ke pedagang dijual kembali ke konsumen, dengan ketentuan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp9.450 per kilogram.

"Beras yang didistribusikan dalam operasi pasar melalui satgas, tiap harinya ke distributor mencapai 7 sampai 10 ton. Pembelian beras bagi konsumen dibatasi 5 kilogram per orang," jelas ujar Achmad, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.

Kelangkaan ketersediaan beras di pasaran yang menyebabkan kenaikan harga, dikarenakan saat ini padi yang ditanam oleh petani pada umumnya masih berusia satu bulan dan belum bisa dipanen. Diperkirakaan stok beras akan kembali normal pada saat memasuki musim panen periode pertengahan Februari hingga Maret mendatang.

Sebelumnya operasi pasar dilaksanakan sejak November hingga akhir Desember 2017 lalu, pada saat momen Natal dan tahun baru. Namun, karena harga beras masih relatif tinggi, kebijakan itu akhirnya diperpanjang hingga akhir Januari nanti.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar