Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dorr.. Polisi tembak mati bandar sabu-sabu asal Malaysia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2D0btfd
Sumber foto: http://bit.ly/2D0btfd
<p>Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar sabu-sabu asal Malaysia berinisial LTW di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Senin (8/1).</p><p>"Pelaku melarikan diri dan melakukan perlawanan saat pengembangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis (11/1).</p><p>Argo menjelaskan awalnya petugas menerima informasi peredaran narkoba yang dilakukan Warga Malaysia PG di Hotel Boutiqe Tomang Jakarta Barat pada 3 Januari 2018.</p><p>Petugas menangkap PG dengan barang bukti sabu-sabu 10 kilogram di kamar lantai 9 Hotel Boutiqe Tomang Jakarta Barat.</p><p>Hasil pemeriksaan PG mengaku barang terlarang itu milik tersangka LTW yang ditangkap petugas di parkiran Hotel Pullman Central Park Tanjung Duren Jakarta Barat pada 3 Januari 2018.</p><p>PG dan LTW mengambil sabu-sabu dari Medan Sumatera Utara menuju Jakarta berdasarkan perintah warga asing yang berstatus buron berinisial UN pada 28 Desember 2017.</p><p>Dari Medan, PG menggunakan bis sedangkan LTW menumpang pesawat menuju Jakarta untuk bertemu di salah satu hotel.</p><p>Pada 8 Januari 2018, petugas membawa LTW untuk pengembangan jaringan sabu-sabu asal Malaysia itu di Jakarta Utara namun tersangka melarikan diri dan melawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.</p><p>Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita sabu-sabu siap edar sebanyak 10 kilogram, paspor atas nama PG dan LTW, serta dua unit telepon selular. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar sabu-sabu asal Malaysia berinisial LTW di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Senin (8/1).</p><p>"Pelaku melarikan diri dan melakukan perlawanan saat pengembangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis (11/1).</p><p>Argo menjelaskan awalnya petugas menerima informasi peredaran narkoba yang dilakukan Warga Malaysia PG di Hotel Boutiqe Tomang Jakarta Barat pada 3 Januari 2018.</p><p>Petugas menangkap PG dengan barang bukti sabu-sabu 10 kilogram di kamar lantai 9 Hotel Boutiqe Tomang Jakarta Barat.</p><p>Hasil pemeriksaan PG mengaku barang terlarang itu milik tersangka LTW yang ditangkap petugas di parkiran Hotel Pullman Central Park Tanjung Duren Jakarta Barat pada 3 Januari 2018.</p><p>PG dan LTW mengambil sabu-sabu dari Medan Sumatera Utara menuju Jakarta berdasarkan perintah warga asing yang berstatus buron berinisial UN pada 28 Desember 2017.</p><p>Dari Medan, PG menggunakan bis sedangkan LTW menumpang pesawat menuju Jakarta untuk bertemu di salah satu hotel.</p><p>Pada 8 Januari 2018, petugas membawa LTW untuk pengembangan jaringan sabu-sabu asal Malaysia itu di Jakarta Utara namun tersangka melarikan diri dan melawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.</p><p>Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita sabu-sabu siap edar sebanyak 10 kilogram, paspor atas nama PG dan LTW, serta dua unit telepon selular. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com