Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Beijing Bantah Tuduhan Australia Soal Bantuan di Pasifik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Sejumlah peralatan konstruksi yang diberikan China untuk membantu rehabilitasi di kota Marawi, Filipina.
(Courtesy: AustraliaPlus) Sejumlah peralatan konstruksi yang diberikan China untuk membantu rehabilitasi di kota Marawi, Filipina.
<p>Ketegangan hubungan diplomatik Australia dan China kembali terjadi, setelah Beijing mengeluarkan protes secara resmi atas ucapan serangan yang dilakukan salah satu menteri Australia soal program bantuan China di kepulauan Pasifik. </p><p>Hari Rabu (10/01), Menteri Pembangunan Internasional, Concetta Fierravanti-Wells mencibir bantuan China di Pasifik yang jumlahnya terus meningkat, dengan menuduhnya mendanai "jalan-jalan yang tak jelas" dan "bangunan yang tidak berguna".</p><p>Pejabat Australia sudah memantau langkah China di wilayah Pasifik secara seksama, dan mengatakan China telah memberikan pinjaman lunak dan bantuan untuk meningkatkan pengaruhnya di Pasifik. </p><p>Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang menyebut komentar Menteri Australia tersebut "tidak lain hanyalah ucapan tak bertanggung jawab" dan mengatakan bahwa mereka menunjukkan "kurang memperhatikan fakta-fakta".</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-thumbnail.jpg?v=6" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-thumbnail.jpg?v=6" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-thumbnail.jpg?v=6 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-small.jpg?v=6 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-medium.jpg?v=6 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/6516552-3x2-large.jpg?v=6 700w " title="Senator Concetta Fierravanti-Wells yang juga menteri pembangunan internasional khawatir pengaruh China di Pasifik." alt="Seorang perempuan berfoto dengan latar belakang bendera Australia" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Senator Concetta Fierravanti-Wells yang juga menteri pembangunan internasional khawatir pengaruh China di Pasifik.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>AAP: Lukas Coch</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>"Bantuan yang diberikan oleh China telah secara signifikan memicu perkembangan ekonomi dan sosial negara-negara ini dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat setempat, yang juga disambut hangat oleh pemerintah dan masyarakatnya," katanya.</p><p>"Kami berharap orang-orang tertentu di Australia merefleksikan diri, daripada menyalahkan orang lain dan membuat ucapan tidak bertanggung jawab terhadap negara lain."</p><p>Menteri Kang mengatakan China telah "mengirimkan perwakilannya" kepada Pemerintah Australia mengenai masalah ini.</p><p>Beberapa analis terkejut Menteri Fierravanti-Wells menggunakan bahasa yang kasar untuk mengkritik China.</p><p>Namun komentarnya mencerminkan adanya kegelisahan di Canberra soal negara-negara Pasifik yang semakin dekat ke Beijing. </p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-wysiwyg" > <div class="comp-rich-text clearfix" id="comp-rich-text8" > <h2><a class="external" href="http://www.lowyinstitute.org/chinese-aid-map/" target="_self" title="">Peta Bantuan China</a></h2><h2><a class="external" href="http://www.lowyinstitute.org/chinese-aid-map/" target="_self" title=""> <div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline unlinked" > <figure> <div class="component comp-image unlinked"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/lb/7833388/data/lowy-340-x-180-data.jpg" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/lb/7833388/data/lowy-340-x-180-data.jpg" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/lb/7833388/data/lowy-340-x-180-data.jpg" title="Lowy 340 x 180" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> </figcaption> </figure> </div> </div> </a></h2><p><a class="external" href="http://www.lowyinstitute.org/chinese-aid-map/" target="_self" title="">Peta interaktif yang dibuat oleh Lowy Institute menunjukkan bantuan China di Pacific Selatan.</a></p> </div> </div></div><p>Pihak Australia mengatakan beberapa negara di kepulauan Pasifik mengambil hutang yang tidak terjangkau. Mereka khawatir Beijing menyebarkan pengaruh dengan mendanai proyek-proyek yang secara langsung menyalurkan uang kepada pemimpin politik.</p><p>"Kami hanya tidak ingin membangun jalan yang tak ada tujuannya," ujar Menteri Fierravanti-Wells yang juga Senator di parlemen Australia.</p><p>"Kami ingin memastikan infrastruktur yang mereka bangun benar-benar produktif dan benar-benar akan memberikan keuntungan ekonomi atau manfaat kesehatan."</p><p>Lembaga riset Lowy Institute memperkirakan China telah menyumbangkan lebih dari $2,3 miliar, senilai lebih dari Rp 23 triliun, kepada Pasifik sejak tahun 2006.</p><p>Tahun lalu Pemerintahan Koalisi Australia mengatakan akan menghabiskan lebih dari $100 juta, senilai lebih dari Rp 1 triliun, untuk membantu negara Papua Nugini menjadi tuan rumah pertemuan APEC, karena pemerintah khawatir China akan membantu jika Australia tidak melakukannya.</p><p>Juru bicara urusan luar negeri dari pihak oposisi Australia, Senator Penny Wong mengatakan pemotongan bantuan yang dilakukan pemerintah Australia telah merusak reputasi Australia di wilayah Pasifik, dan China masuk untuk mengisi kekurangan tersebut.</p><p>Ketegangan antara Canberra dan Beijing telah meningkat di beberapa bidang dalam beberapa bulan terakhir. </p><p>Di bulan Desember 2017, China mengecam Australia setelah Pemerintah Federal mengumumkan undang-undang baru yang dirancang untuk menindak campur tangan asing.</p><article class="view-embed-full" > <div class="view-teaser-richWide view-richWide" > <a href="http://www.abc.net.au/news/2017-05-14/china-attempts-global-dominance-with-one-belt-one/8522974" class="richWide-link" ></a> <div class="wrapper"> <div class="image"> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-thumbnail.jpg?v=3" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-thumbnail.jpg?v=3" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-thumbnail.jpg?v=3 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-small.jpg?v=3 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-medium.jpg?v=3 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/8522986-1x1-large.jpg?v=3 700w " title="China attempts global dominance with &#39;One Belt One Road&#39; project" alt="China attempts global dominance with &#39;One Belt One Road&#39; project" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> </div> <div class="description"> <h3> <a href="http://www.abc.net.au/news/2017-05-14/china-attempts-global-dominance-with-one-belt-one/8522974" > China berusaha dominasi pengaruh global lewat menghidupkan kembali Jalur Sutra, &#39;One Belt One Road&#39;. </a></h3><div class="view-teaser-time-information" > <div class="strap-date"> <div class="view-published-date" itemprop="dateCreated" content="7 hours ago"> <div class="view-comp-publish-date" > <time datetime="2018-01-11T11:20+1100"> <span></span> 7 hours ago </time> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </article><p>Anda bisa menonton video penjelasan upaya China menghidupkan kembali Jalur Sutra, lewat proyek <a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2017-05-14/china-attempts-global-dominance-with-one-belt-one/8522974" target="_blank" title="">"One Belt, One Road"</a> lewat tautan berikut.</p><p>Simak beritanya dalam bahasa Inggris <a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-01-11/beijing-complains-about-attack-on-pacific-aid-programs/9319594" target="_blank" title="">disini</a>.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com