Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kapolri perintahkan Polda dan Polres petakan daerah rawan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Sumber foto: http://bit.ly/2mpnmBe
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Sumber foto: http://bit.ly/2mpnmBe
<p>Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta jajaran polda dan polres memetakan wilayah yang rawan terjadi konflik pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.</p><p>"Saya perintahkan ke semua jajaran di tingkat polda dan polres untuk membuat peta kerawanan di masing-masing wilayahnya terkait Pilkada. Paling lambat hari Minggu (14/1) beres," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p>Tingkat kerawanan tersebut akan dibagi dalam tiga kategori yakni sangat rawan, rawan dan kurang rawan. Laporan tersebut harus segera diserahkan ke Mabes Polri sehingga nantinya pihak Mabes Polri dapat membuat sebuah peta yang menunjukkan daerah-daerah yang masuk kategori sangat rawan dan rawan konflik.</p><p>Menurut Kapolri, pengerahan anggota Polri, TNI dan Linmas akan diprioritaskan di daerah-daerah dengan kategori sangat rawan dan rawan. Tak hanya itu, polda dan polres juga diminta merevisi jumlah pasukan yang akan dikerahkan dalam mengamankan Pilkada di daerahnya masing-masing.</p><p>Selain itu Kapolri juga mengimbau agar tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah yang sangat rawan dan rawan agar proaktif menyuarakan pesan-pesan kedamaian untuk mendinginkan suasana.</p><p>"Karena nanti pasti suasananya akan `menghangat`, jadi tokoh-tokoh ini diharapkan andilnya untuk `mendinginkan` suasana," katanya.</p><p>Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi dalam Pilkada 2018. Jumlah daerah yang akan ikut pilkada mendatang akan lebih banyak dibandingkan Pilkada 2017, yang hanya diikuti 101 daerah.</p><p>Ke-171 daerah tersebut terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta jajaran polda dan polres memetakan wilayah yang rawan terjadi konflik pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.</p><p>"Saya perintahkan ke semua jajaran di tingkat polda dan polres untuk membuat peta kerawanan di masing-masing wilayahnya terkait Pilkada. Paling lambat hari Minggu (14/1) beres," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p>Tingkat kerawanan tersebut akan dibagi dalam tiga kategori yakni sangat rawan, rawan dan kurang rawan. Laporan tersebut harus segera diserahkan ke Mabes Polri sehingga nantinya pihak Mabes Polri dapat membuat sebuah peta yang menunjukkan daerah-daerah yang masuk kategori sangat rawan dan rawan konflik.</p><p>Menurut Kapolri, pengerahan anggota Polri, TNI dan Linmas akan diprioritaskan di daerah-daerah dengan kategori sangat rawan dan rawan. Tak hanya itu, polda dan polres juga diminta merevisi jumlah pasukan yang akan dikerahkan dalam mengamankan Pilkada di daerahnya masing-masing.</p><p>Selain itu Kapolri juga mengimbau agar tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah yang sangat rawan dan rawan agar proaktif menyuarakan pesan-pesan kedamaian untuk mendinginkan suasana.</p><p>"Karena nanti pasti suasananya akan `menghangat`, jadi tokoh-tokoh ini diharapkan andilnya untuk `mendinginkan` suasana," katanya.</p><p>Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi dalam Pilkada 2018. Jumlah daerah yang akan ikut pilkada mendatang akan lebih banyak dibandingkan Pilkada 2017, yang hanya diikuti 101 daerah.</p><p>Ke-171 daerah tersebut terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com