Sabtu, 20 Oktober 2018 | 03:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kapolri terima surat pengunduran diri jenderal ikut pilkada

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan, salah satu perwira tinggi polisi yang mengundurkan diri dari Polri. Sumber foto: http://bit.ly/2CZOWyC
Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan, salah satu perwira tinggi polisi yang mengundurkan diri dari Polri. Sumber foto: http://bit.ly/2CZOWyC
<p>Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakuk telah menerima surat pengunduran diri dari beberapa anggota Polri yang hendak mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018.</p><p>"Ada (surat pengunduran diri) yang sudah masuk. Saya akan cek ke SDM," kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p>Menurut dia, sesuai Peraturan Kapolri, bagi anggota Polri yang hendak mengikuti pemilihan kepala daerah, maka harus mengundurkan diri dari institusi Polri.</p><p>"Sehingga ini lebih fair. Sambil proses pensiun, pekan lalu kami nonjob-kan. Kami harapkan tanggal 12 Februari saat penetapan paslon oleh KPU, mereka sudah pensiun," katanya.</p><p>Menurut Tito, ada 10 perwira yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018 yakni tiga perwira tinggi yang akan memperebutkan kursi pimpinan kepala daerah tingkat provinsi dan tujuh perwira menengah untuk kursi pimpinan kepala daerah kabupaten/kota.</p><p>Tiga perwira tinggi tersebut yakni Irjen Pol Murad Ismail, Irjen Pol Safaruddin dan Irjen Pol Anton Charliyan.</p><p>Menurut Irjen Murad Ismail, dirinya telah menyampaikan surat pengunduran diri ke SDM Polri pada Jumat (5/1).</p><p>"Sudah mengajukan, sekarang lagi diproses di SDM," kata Murad.</p><p>Begitu juga dengan Irjen Safaruddin yang mengklaim sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke SDM Polri. "Saya sudah mengundurkan diri karena bulan depan saya pensiun," kata Safaruddin.</p><p>Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/16/I/2018 tertanggal 5 Januari 2018, tiga jenderal dan tujuh perwira menengah tersebut telah dimutasi untuk dinonaktifkan karena hendak ikut dalam kontestasi Pilkada Serentak 2018.</p><p>Dalam Pilkada 2018, Safaruddin diusung oleh PDI-P dan Partai Hanura sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kaltim mendampingi Sekda Kaltim Rusmadi Wongso yang ditunjuk sebagai bakal cagub Kaltim.</p><p>Sementara Murad Ismail bersama Barnabas Orno diusung koalisi PDIP-PKB-Nasdem sebagai bakal cagub-cawagub Maluku.</p><p>Anton Charliyan diusung oleh PDI-P sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi TB Hasanuddin sebagai bakal calon gubernur untuk Jawa Barat.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

<p>Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakuk telah menerima surat pengunduran diri dari beberapa anggota Polri yang hendak mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018.</p><p>"Ada (surat pengunduran diri) yang sudah masuk. Saya akan cek ke SDM," kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p>Menurut dia, sesuai Peraturan Kapolri, bagi anggota Polri yang hendak mengikuti pemilihan kepala daerah, maka harus mengundurkan diri dari institusi Polri.</p><p>"Sehingga ini lebih fair. Sambil proses pensiun, pekan lalu kami nonjob-kan. Kami harapkan tanggal 12 Februari saat penetapan paslon oleh KPU, mereka sudah pensiun," katanya.</p><p>Menurut Tito, ada 10 perwira yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018 yakni tiga perwira tinggi yang akan memperebutkan kursi pimpinan kepala daerah tingkat provinsi dan tujuh perwira menengah untuk kursi pimpinan kepala daerah kabupaten/kota.</p><p>Tiga perwira tinggi tersebut yakni Irjen Pol Murad Ismail, Irjen Pol Safaruddin dan Irjen Pol Anton Charliyan.</p><p>Menurut Irjen Murad Ismail, dirinya telah menyampaikan surat pengunduran diri ke SDM Polri pada Jumat (5/1).</p><p>"Sudah mengajukan, sekarang lagi diproses di SDM," kata Murad.</p><p>Begitu juga dengan Irjen Safaruddin yang mengklaim sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke SDM Polri. "Saya sudah mengundurkan diri karena bulan depan saya pensiun," kata Safaruddin.</p><p>Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/16/I/2018 tertanggal 5 Januari 2018, tiga jenderal dan tujuh perwira menengah tersebut telah dimutasi untuk dinonaktifkan karena hendak ikut dalam kontestasi Pilkada Serentak 2018.</p><p>Dalam Pilkada 2018, Safaruddin diusung oleh PDI-P dan Partai Hanura sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kaltim mendampingi Sekda Kaltim Rusmadi Wongso yang ditunjuk sebagai bakal cagub Kaltim.</p><p>Sementara Murad Ismail bersama Barnabas Orno diusung koalisi PDIP-PKB-Nasdem sebagai bakal cagub-cawagub Maluku.</p><p>Anton Charliyan diusung oleh PDI-P sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi TB Hasanuddin sebagai bakal calon gubernur untuk Jawa Barat.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com