Rabu, 18 Juli 2018 | 04:10 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Tanggul jebol Sungai Situri ditambal

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta
Sumber foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta
<p>Tanggul Sungai Situri di Desa Grogol, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang jebol diterjang banjir akhirnya ditanggulangi. TNI melaksanakan karya bakti bersama dengan pihak desa dan petani sekitar lokasi tanggul jebol. Penanggulangan dilakukan dengan menambal tanggul sepanjang lima meteran menggunakan bronjong kawat.</p><p>Kepala Desa Grogol, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Heri Puthut kepada&nbsp;Kontributor Elshinta, Deni Suryanti,&nbsp;Kamis (11/10 mengatakan, desa menerima bantuan 18 bronjong dari Pemkab setempat untuk menambal tanggul, sifatnya hanya penanggulangan sementara untuk mengatasi banjir dilahan pertanian, dan mengancam permukiman Dusun Nambangan, dengan bantuan material yang didapatkan dari Pemkab, warga dan TNI bergotong royong menyumbang tenaga dan juga alat berat yang dibutuhkan.&nbsp;</p><p>"Targetnya solusi sementara berupa penambalan bisa meringankan kerugian petani," katanya.</p><p>Lebih lanjut Heri Puthut menekankan, pengerjaan tanggul dengan bantuan dari TNI ini merupakan penanganan darurat, selanjutnya desa dan petani berharap pemerintah atau pihak berwenang membuat tanggul permanen untuk menghadapi ancaman banjir. Selain di Dusun Nambangan, sedikitnya lima titik lain ditanggul sungai sepanjang 2,5 kilometer ini juga rawan jebol, retakan dan bekas jebol masih menjadi ancaman petani.&nbsp;</p><p>Pihaknya mencatat, total kerugian akibat tanggul jebol di Dusun Nambangan, Grogol ini mencapai Rp500 juta. "Meliputi 167 hektar lahan pertanian," ujarnya.</p><p>Sementara, Komandan Kodim 0726 Sukoharjo, Letkol Infanteri Chandra Ariadi Prakosa mengatakan, gotong royong menambal tanggul mendesak dilakukan, mengingat saat ini kondisi cuaca masih cukup mengkhawatirkan, artinya curah hujan masih tinggi dan memungkinkan debit aliran sungai tetap tinggi, penambalan tanggul sempat beberapa kali tertunda akibat cuaca.&nbsp;</p><p>"Hari ini cuaca mendukung dan pekerjaan ditarget selesai lebih cepat karena dilakukan secara gotong royong," tandasnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor:Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:54 WIB

Jaksa Agung bantah dampingi pembangunan PLTU Riau

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juli 2018 - 21:49 WIB

Prabowo: Masih penjajakan soal koalisi dengan Demokrat

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:39 WIB

8 calon jamaah Haji asal Purwakarta gagal berangkat

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 21:22 WIB

Penerimaan pajak tumbuh 14,3 persen

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:12 WIB

Dinas PP&PA Kabupaten Jayapura gelar sosialisasi pengarusutamaan gender

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 20:57 WIB

India minta Indonesia turunkan tarif impor gula

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com