Kamis, 19 Juli 2018 | 09:11 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

KKP galakkan program Gerakan Cinta Laut

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Tradisi Petik Laut Muncar Warga mengikuti larung sesaji saat tradisi petik laut di Perairan Sembulungan, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Sumber foto: http://bit.ly/2CSfJcV
Tradisi Petik Laut Muncar Warga mengikuti larung sesaji saat tradisi petik laut di Perairan Sembulungan, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Sumber foto: http://bit.ly/2CSfJcV
<p>Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2017 telah menggalakkan program Gerakan Cinta Laut dalam rangka menjaga kebersihan dan kondisi kawasan perairan yang ada di berbagai daerah.</p><p>"Kiranya semua pihak dapat mendukung dan bersama saling bersatu dalam bekerja demi mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa," Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti Poerwadi di Jakarta, Kamis (11/1).&nbsp;</p><p>Dia memaparkan, program Gerakan Cinta Laut mengambil tempat di 10 lokasi dalam bentuk kegiatan Jambore Pesisir, Gerakan Bersih Pantai dan Laut, Sekolah Pantai Indonesia, dan Lomba Ajang Kreativitas.</p><p>Tujuan dari Gerakan Cinta Laut tersebut, lanjutnya, adalah untuk menumbuhkan rasa peduli dan menanamkan rasa cinta agar masyarakat menjaga kelestarian ekosistem laut.</p><p>Ia mengemukakan, pihaknya menyasar agar dapat meingkatkan kesejahteraan masyarkat pesisir dan pulau-pulau kecil, melestarikan lingkungan dan mengelola potensi sumber daya laut serta peningkatan kemampuan adaptasi perubahan iklim.</p><p>Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sejumlah kesempatan juga mengutarakan harapannya agar semakin banyak anak muda di Tanah Air yang peduli dengan kondisi laut di Indonesia.</p><p>Menurut Susi, keaktifan dan kreativitas anak muda dalam pengembangan serta pembenahan sektor kelautan bisa dilakukan dalam beragam cara, seperti melalui blog yang menyorot masalah kelautan dan perikanan.</p><p>Ia juga mengingatkan agar generasi muda juga harus dapat bersaing dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN karena masa depan bangsa ada di tangan mereka.</p><p>"Jadi, kalau ada hal-hal yang mengancam Indonesia, maka kalian anak muda harus menjadi supporter Indonesia untuk melawan, menjadi sukarelawan untuk alam kita," catatnya.</p><p>Sebelumnya, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Balok Budyanto, saat pembukaan aksi bersih pesisir dan laut di Labuan Bajo, NTT, 29 September, menyatakan bahwa wilayah pesisir dan laut masih dianggap sebagai keranjang sampah sehingga menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah rumah tangga.</p><p>Pola pikir semacam ini, kata dia, harus segera dipatahkan agar masyarakat tidak lagi menganggap wilayah pesisir sebagai kerangjang sampah sehingga beban sampah dan limbah di laut tidak terus bertambah.</p><p>"Dengan bertambahnya limbah dan sampah di laut akan mudah merusak sumber daya pesisir dan wilayah perairan sekitarnya sehingga ikut menurunkan kualitas dan kuantitasnya," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 08:57 WIB

Iran akan percanggih sekitar 800 tank

Hankam | 19 Juli 2018 - 08:46 WIB

BNPT: Sekarang teroris bisa sasar apa dan siapa saja

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 08:35 WIB

Jamaah calon haji Pekanbaru kedapatan membawa benda tajam

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 08:27 WIB

Pengamat: Prabowo harus berhati-hati tentukan cawapres

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 08:14 WIB

Boediono dan Todung dihadirkan dalam sidang Syafruddin Temenggung

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com