Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polisi ringkus buronan penyiram air keras

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Dua orang buronan penyiram air keras diringkus polisi anggota Unit Reskrim Polsek Gandus, Palembang, setelah sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk kasus penganiyaan hingga korban Yuliansyah mengalami cacat permanen pada bagian muka.&nbsp;</p><p>Tersangka Muhammad Arif (31) berhasil diringkus saat sedang menunggu penumpang di depan Dermaga Point Center, Palembang, Kamis (11/1).</p><p>Tersangka yang merupakan warga Jalan PSI Kenayan, Lorong Palang Merah, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II mengaku sebelum menyiramkan air keras ke wajah Yuliansyah keduanya sempat jalan bersama usai mengembalikan mobil angkutan (angkot). Kemudian secara tiba-tiba dirinya ditabrak sepeda motor hingga tersungkur.&nbsp;</p><p>"Bukannya menolong malahan dia ketawa. Setelah ditabrak, Tommy datang menolong saya dinaikan ke dalam angkot yang dibawa Tommy duduk di depan dan korban duduk di belakang. Karena kesal akhirnya saya siram mukanya dan punggungnya dengan cuka parah," kata dia.</p><p>Setelah kejadian Arif pun langsung pulang ke rumahnya dan bekerja seperti biasa namun pada Kamis (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB, saat sedang menunggu penumpang ia ditangkap anggota Polsek Gandus.&nbsp;</p><p>"Waktu kejadian kami lagi keadaan mabuk dan tidak tahu kalau korban cacat permanen," kata dia.</p><p>Sementara itu, Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitriansyah melalui Kanit Reskrim Ipda Herianto mengatakan, pelaku ditangkap sedang menunggu penumpang di depan Dermaga Point Center tepatnya di depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.</p><p>Berdasarkan keterangannya, air keras itu milik penumpang yang ketinggalan dan sudah satu minggu di dalam angkot tersebut.&nbsp;</p><p>"Motif pelaku menyiramkan air keras ke korban karena kesal dimana waktu menyiramkan air keras tersebut pelaku juga dalam kondisi mabuk minuman jenis tuak.Tersangka akan dikenakan pasal 351 KUHP dan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSMH," kata dia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Dua orang buronan penyiram air keras diringkus polisi anggota Unit Reskrim Polsek Gandus, Palembang, setelah sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk kasus penganiyaan hingga korban Yuliansyah mengalami cacat permanen pada bagian muka.&nbsp;</p><p>Tersangka Muhammad Arif (31) berhasil diringkus saat sedang menunggu penumpang di depan Dermaga Point Center, Palembang, Kamis (11/1).</p><p>Tersangka yang merupakan warga Jalan PSI Kenayan, Lorong Palang Merah, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II mengaku sebelum menyiramkan air keras ke wajah Yuliansyah keduanya sempat jalan bersama usai mengembalikan mobil angkutan (angkot). Kemudian secara tiba-tiba dirinya ditabrak sepeda motor hingga tersungkur.&nbsp;</p><p>"Bukannya menolong malahan dia ketawa. Setelah ditabrak, Tommy datang menolong saya dinaikan ke dalam angkot yang dibawa Tommy duduk di depan dan korban duduk di belakang. Karena kesal akhirnya saya siram mukanya dan punggungnya dengan cuka parah," kata dia.</p><p>Setelah kejadian Arif pun langsung pulang ke rumahnya dan bekerja seperti biasa namun pada Kamis (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB, saat sedang menunggu penumpang ia ditangkap anggota Polsek Gandus.&nbsp;</p><p>"Waktu kejadian kami lagi keadaan mabuk dan tidak tahu kalau korban cacat permanen," kata dia.</p><p>Sementara itu, Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitriansyah melalui Kanit Reskrim Ipda Herianto mengatakan, pelaku ditangkap sedang menunggu penumpang di depan Dermaga Point Center tepatnya di depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.</p><p>Berdasarkan keterangannya, air keras itu milik penumpang yang ketinggalan dan sudah satu minggu di dalam angkot tersebut.&nbsp;</p><p>"Motif pelaku menyiramkan air keras ke korban karena kesal dimana waktu menyiramkan air keras tersebut pelaku juga dalam kondisi mabuk minuman jenis tuak.Tersangka akan dikenakan pasal 351 KUHP dan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSMH," kata dia.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com