Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Rupiah Kamis sore menguat ke Rp13.425

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (11/1) sore, bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp13.425 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.438 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS setelah berakhirnya aksi ambil untung oleh investor terhadap rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Kamis (11/1).</p><p><br></p><p>Ia mengatakan bahwa kecenderungan harga komoditas yang masih dalam tren penguatan menjadi salah satu pemicu bagi mata uang berbasis komoditas seperti rupiah kembali diminati oleh investor.</p><p><br></p><p>Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (11/1) sore ini naik 0,11 persen menjadi 63,64 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude menguat 0,07 persen ke posisi 69,25 dolar AS per barel.</p><p><br></p><p>"Kenaikan harga komoditas akan berdampak terhadap naiknya konsumsi domestik dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2018," katanya Sementara itu, Analis Monex Investindo Futures Putu Agus mengatakan bahwa kabar mengenai Tiongkok akan mengurangi pembelian obligasi Amerika Serikat membuat pergerakan dolar AS menjadi terbatas.</p><p><br></p><p>Namun, lanjut dia, munculnya kabar lain bahwa informasi itu bisa saja keliru, dapat mendorong investor untuk kembali mengoleksi obligasi AS sehingga mata uang di negara berkembang cenderung terapresiasi terbatas.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (11/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.427 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.449 per dolar AS.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (11/1) sore, bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp13.425 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.438 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS setelah berakhirnya aksi ambil untung oleh investor terhadap rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Kamis (11/1).</p><p><br></p><p>Ia mengatakan bahwa kecenderungan harga komoditas yang masih dalam tren penguatan menjadi salah satu pemicu bagi mata uang berbasis komoditas seperti rupiah kembali diminati oleh investor.</p><p><br></p><p>Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (11/1) sore ini naik 0,11 persen menjadi 63,64 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude menguat 0,07 persen ke posisi 69,25 dolar AS per barel.</p><p><br></p><p>"Kenaikan harga komoditas akan berdampak terhadap naiknya konsumsi domestik dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2018," katanya Sementara itu, Analis Monex Investindo Futures Putu Agus mengatakan bahwa kabar mengenai Tiongkok akan mengurangi pembelian obligasi Amerika Serikat membuat pergerakan dolar AS menjadi terbatas.</p><p><br></p><p>Namun, lanjut dia, munculnya kabar lain bahwa informasi itu bisa saja keliru, dapat mendorong investor untuk kembali mengoleksi obligasi AS sehingga mata uang di negara berkembang cenderung terapresiasi terbatas.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (11/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.427 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.449 per dolar AS.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com