Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:38 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Bank Dunia Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Global

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Bank Dunia dalam laporan tengah tahunnya yang terbaru mengatakan bahwa meski pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 bagus namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.</p><p>Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mencapai 3,1 persen, lebih bagus yang ramalan sebelumnya yang dibuat di tahun 2017.</p><p>Bank Dunia memperbarui perkiraannya bahwa pertumbuhan domestik bruto (GDP) dunia adalah 3 persen di tahun 2017, naik dari 2,4 persen di tahun 2016.</p><p>"Untuk pertama kalinya sejak krisis ekonomi global di tahun 2008, hampir seluruh kawasan besar di dunia mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik." kata bank tersebut.</p><p>"Percepatan perkembangan ekonomi ini tentu disambut dengan baik, dan bisa terus berlanjut."</p><p>Pertumbuhan ekonomi di banyak kawasan membaik, dengan di Eropa tumbuh lebih kuat dari perkiraan sebelumya.</p><p>Pasar negara berkembang diperkirakan naik sebesar 4,3 persen di tahun 2017.</p><p>Percepatan itu diperkirakan terus berlanjut, dan akan menjadi penopang utama pertumbuhan global, di saat negara-negara maju melambat.</p><p>Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang di tahun 2017 adalah 4,5 persen, dan naik menjadi 4,7 persen di tahun 2019-2020.</p><p>Negara=negara yang mengandalkan diri pada komoditi juga bertumbuh karena meningkatnya harga komoditi dan kepercayaan kembali lagi ke pasar.</p><h3>Warga yang semakin lanjut usia bisa menjadi penghalang</h3><p>Meski ada perkiraan optimistis dalam jangka pendek, Bank Dunia menyebut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.</p><p>Salah satunya adalah semakin menuanya warga di dunia sehingga mempengaruhi produktivitas dan ketersediaaan tenaga kerja.</p><p>"Lebih dari 84 persen pertumbuhan global GDP dihasilkan oleh negara-negara dimana populasi pekerja usia produktif diperkirakan akan menurun di tahun 2030."</p><p>Untuk meningkatkan potensi pertumbuhan dan mengurangi dampak populasi yang semakin berumur tersebut, Bank Dunia menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk meningkatkan investasi di bidang infrastruktur dan pekerja mereka.</p><p>Bank Dunia mengatakan menelantarkan masalah ini akan berdampak buruk.</p><p>"Kebijakan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan, meningkatkan pasar bagi perempuan, anak-anak muda dan juga lansia dan memadukan perubahan permintaan pasar, khususnya akan sangat bermanfaat bila dilakukan." kata laporan tersebut.</p><p>"Selain itu juga, investasi dapat disalurkan lewat infrastruktur publik yang berkualitas tinggi, peraturan lebih baik, dan insentif penelitian dan pengembangan yang didesain dengan benar."</p><p>Perlunya peningkatan perempuan di dunia kerja juga mendesak bagi negara-negara berkembang.</p><p>"Partisipasi perempuan di dunia kerja secara global berkisar rata-rata 58 persen antara 2013-2017, 75 persen lebih rendah dari pria, dan bahkan lebih rendah lagi di negara-negara berkembang."</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-01-10/world-bank-upgrades-growth-forecast-but-warns-ageing-population/9318108" target="_blank" title="">Lihat beritanya dalam bahasa Indonesia di sini </a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com