Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Panglima TNI upayakan ambil alih 'FIR' dari Singapura

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2mhtASO
Sumber Foto: http://bit.ly/2mhtASO
<p>Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya beserta lintas kementerian hingga kini terus berupaya mengambil alih Flight Information Region (FIR) yang dikuasai Singapura.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Soal FIR ini adalah masalah yang menjadi perhatian serius bagi kami, dan sampai saat ini lintas kementerian masih terus berusaha untuk merealisasikan keinginan dari pemerintah supaya FIR ini bisa segera kita ambil alih," ujar Hadi di Kemenhan, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p><br></p><p><br></p><p>Mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu menjelaskan, usaha meraih FIR, yang ditujukan untuk memperkuat pengawasan kegiatan di ruang udara perbatasan Indonesia, telah dilaksanakan Kementerian Perhubungan berupa melakukan koordinasi dan lobi.</p><p><br></p><p><br></p><p>Usaha itu, tambah dia, juga terus dicoba oleh Kementerian Pertahanan maupun Kementerian Luar Negeri, yang telah ditugaskan langsung oleh Presiden Joko Widodo.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Sampai saat ini memang ada beberapa hal yang sudah kita kerjakan. Kami melihat bahwa FIR itu dipandang dari dua sisi, keselamatan penerbangan dan kedaulatan negara," ujar Hadi.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Dalam hal ini Kementerian Pertahanan dan TNI memandang itu sebagai kedaulatan negara, sehingga mau tidak mau kami terus berupaya mendorong dan membantu pemerintah," katanya pula.</p><p><br></p><p><br></p><p>Ruang udara yang ingin dikelola Indonesia adalah di kawasan Natuna dan Kepulauan Riau, Tanjungpinang. (Ant)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya beserta lintas kementerian hingga kini terus berupaya mengambil alih Flight Information Region (FIR) yang dikuasai Singapura.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Soal FIR ini adalah masalah yang menjadi perhatian serius bagi kami, dan sampai saat ini lintas kementerian masih terus berusaha untuk merealisasikan keinginan dari pemerintah supaya FIR ini bisa segera kita ambil alih," ujar Hadi di Kemenhan, Jakarta, Kamis (11/1).</p><p><br></p><p><br></p><p>Mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu menjelaskan, usaha meraih FIR, yang ditujukan untuk memperkuat pengawasan kegiatan di ruang udara perbatasan Indonesia, telah dilaksanakan Kementerian Perhubungan berupa melakukan koordinasi dan lobi.</p><p><br></p><p><br></p><p>Usaha itu, tambah dia, juga terus dicoba oleh Kementerian Pertahanan maupun Kementerian Luar Negeri, yang telah ditugaskan langsung oleh Presiden Joko Widodo.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Sampai saat ini memang ada beberapa hal yang sudah kita kerjakan. Kami melihat bahwa FIR itu dipandang dari dua sisi, keselamatan penerbangan dan kedaulatan negara," ujar Hadi.</p><p><br></p><p><br></p><p>"Dalam hal ini Kementerian Pertahanan dan TNI memandang itu sebagai kedaulatan negara, sehingga mau tidak mau kami terus berupaya mendorong dan membantu pemerintah," katanya pula.</p><p><br></p><p><br></p><p>Ruang udara yang ingin dikelola Indonesia adalah di kawasan Natuna dan Kepulauan Riau, Tanjungpinang. (Ant)&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com