Kamis, 19 Juli 2018 | 03:04 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Erdogan: Turki akan akhiri ekstradisi ke Amerika Serikat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Presiden Turki Tayyip Erdogan. Sumber foto: http://bit.ly/2mmlc4x
Presiden Turki Tayyip Erdogan. Sumber foto: http://bit.ly/2mmlc4x
<p>Turki tidak akan mengekstradsi tersangka ke Amerika Serikat jika Washington tidak menyerahkan seorang ulama yang dipersalahkan oleh Ankara menyusun sebuah kudeta militer yang gagal pada tahun 2016, kata Presiden Tayyip Erdogan pada Kamis (11/1).</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Ankara menuduh ulama Turki yang tinggal di AS, Fethullah Gulen, mendalangi kudeta dan telah berkali-kali meminta Washington untuk mengektradisinya. Para pejabat AS telah mengatakan pengadilan memerlukan bukti cukup untuk mengekstradisi ulama sepuh itu yang telah membantah terlibat dalam kudeta tersebut.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Kami telah menyerahkan 12 teroris kepada AS sejauh ini, tetapi mereka tidak memberi kami satu orang yang kami inginkan. Mereka membuat berbagai alasan," kata Erdogan kepada para administrator lokal dalam konferensi di istana presidennya di Ankara.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Jika Anda tidak menyerahkan dia (Gulen) kepada kami, kemudian maafkan kami, tetapi mulai sekarang kapan saja Anda meminta kami untuk seorang teroris, selama saya masih bertugas, Anda tak akan mendapatkan mereka," katanya.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Turki merupakan negara Muslim terbesar di NATO dan sekutu penting AS di Timur Tengah.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Tetapi Ankara dan Washington sering berbeda padangan dalam berbagai isu selama bulan-bulan belakangan, termasuk aliansi AS dengan para pejuang Kurdi di Suriah dan penghukuman seorang eksekutif bank asal Turki.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Pada Rabu Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan hubungan dicederai oleh kegagalan Washington untuk mengektradisi Gulen dan dukungan bagi milisi YPG Kurdi di Suriah dan YPD, sayap politiknya.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Dia mengatakan hubungan dapat memburuk lagi.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Amerika Serikat tidak mendengarkan kami, tetapi mendengarkan PYD/YPG. Bisakah ada kemitraan strategis? ... Turki bukanlah sebuah negara yang akan dijebloskan oleh kebijakan-kebijakan tak konsisten AS di kawasan," kata Erdogan, demikian dikutip <i>Antara</i> dari Reuters.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 Juli 2018 - 21:46 WIB

Kemkominfo RI minta masyarakat tak percayai informasi hoax

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:26 WIB

130 ASN di Kudus cuti Haji

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:12 WIB

Wapres: Indonesia terbanyak tangani teroris

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 20:58 WIB

Pertamina bangun masjid dan sekolah di Tapanuli Tengah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com