Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polisi Australia selidiki kematian koala yang dipaku di tiang

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2D4p4T5
Sumber foto: http://bit.ly/2D4p4T5
<p>Kematian seekor koala yang ditemukan dipaku pada tiang di Australia telah memicu kecaman kelompok hak asasi hewan dan mendorong penyelidikan polisi.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala tersebut kemungkinan masih hidup saat dipaku dengan kejam ke tiang bangunan kayu menggunakan sekrup bangunan, meski sudah mati saat ditemukan pada Rabu (10/1), demikian organisasi Penyelamatan Koala Queensland pada kiriman Facebook yang menyertai gambar hewan tersebut.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Lembaga tersebut menunjukkan koala kecil, dengan anggota badan yang memeluk salah satu sandaran kayu bangunan, tampak menggenggam daun kayu putih. Judul kiriman tersebut mengatakan "semua tidak seperti yang terlihat". Lembaga tersebut memberi informasi lokasi di Taman Brooloo, 140 kilometer utara kota Brisbane di negara bagian Queensland.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Polisi kini sedang menyelidiki masalah ini," kata Sersan Senior Pierre Senekal, di dekat Kenilworth, Kamis. Dia mengatakan bahwa organisasi Lembaga Kerajaan untuk Pencegahan Kekejaman terhadap Binatang (RSPCA) akan mengorganisasi otopsi hewan untuk menentukan penyebab kematian.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Kekejaman terhadap hewan dapat memberi hukuman maksimal tujuh tahun penjara atau denda hingga 252.300 dolar Australia (200 ribu dolar Amerika Serikat) di Queensland.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Ini sangat mengganggu," ujar juru bicara RSPCA di Queensland Michael Beatty.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Apakah koala itu sudah mati atau tidak, bagaimana orang bisa berpikir ini sangat lucu, ketika anak-anak kecil pergi ke lokasi itu, berada di luar bayangan saya," katanya.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala adalah salah satu daya tarik wisata utama di Australia dan seringkali tidak akurat digambarkan sebagai beruang, namun sebenarnya mereka adalah binatang marsupial, mamalia yang anaknya menyusui di dalam kantong.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala terdaftar sebagai spesies "rentan" di bawah undang-undang konservasi Australia pada 2012. Ada kurang dari 100 ribu ekor hewan yang tersisa di alam liar, kemungkinan bahkan hanya sebanyak 43.000 ekor, menurut perkiraan organisasi Yayasan Koala Australia, demikian Reuters.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Kematian seekor koala yang ditemukan dipaku pada tiang di Australia telah memicu kecaman kelompok hak asasi hewan dan mendorong penyelidikan polisi.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala tersebut kemungkinan masih hidup saat dipaku dengan kejam ke tiang bangunan kayu menggunakan sekrup bangunan, meski sudah mati saat ditemukan pada Rabu (10/1), demikian organisasi Penyelamatan Koala Queensland pada kiriman Facebook yang menyertai gambar hewan tersebut.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Lembaga tersebut menunjukkan koala kecil, dengan anggota badan yang memeluk salah satu sandaran kayu bangunan, tampak menggenggam daun kayu putih. Judul kiriman tersebut mengatakan "semua tidak seperti yang terlihat". Lembaga tersebut memberi informasi lokasi di Taman Brooloo, 140 kilometer utara kota Brisbane di negara bagian Queensland.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Polisi kini sedang menyelidiki masalah ini," kata Sersan Senior Pierre Senekal, di dekat Kenilworth, Kamis. Dia mengatakan bahwa organisasi Lembaga Kerajaan untuk Pencegahan Kekejaman terhadap Binatang (RSPCA) akan mengorganisasi otopsi hewan untuk menentukan penyebab kematian.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Kekejaman terhadap hewan dapat memberi hukuman maksimal tujuh tahun penjara atau denda hingga 252.300 dolar Australia (200 ribu dolar Amerika Serikat) di Queensland.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Ini sangat mengganggu," ujar juru bicara RSPCA di Queensland Michael Beatty.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>"Apakah koala itu sudah mati atau tidak, bagaimana orang bisa berpikir ini sangat lucu, ketika anak-anak kecil pergi ke lokasi itu, berada di luar bayangan saya," katanya.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala adalah salah satu daya tarik wisata utama di Australia dan seringkali tidak akurat digambarkan sebagai beruang, namun sebenarnya mereka adalah binatang marsupial, mamalia yang anaknya menyusui di dalam kantong.</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Koala terdaftar sebagai spesies "rentan" di bawah undang-undang konservasi Australia pada 2012. Ada kurang dari 100 ribu ekor hewan yang tersisa di alam liar, kemungkinan bahkan hanya sebanyak 43.000 ekor, menurut perkiraan organisasi Yayasan Koala Australia, demikian Reuters.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com