Kamis, 13 Desember 2018 | 14:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polri bentuk Satgas Nusantara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Ex0F4L
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Ex0F4L
<p>Polri telah melakukan pemetaan daerah rawan konflik dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Polri pun telah menyiapkan berbagai langkah dalam meredam gejolak yang ditimbulkan dari dampak Pilkada itu.</p><p>Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, seperti dirangkum <i>Elshinta </i>menyebut, Polri telah membentuk Satgas Nusantara untuk mencegah terjadinya politik uang dalam Pilkada 2018, dengan target operasi tangkap tangan.</p><p>"Saya memerintahkan Kabareskrim untuk membuat Satgas ini target utamanya ialah OTT. Misalnya ada yang membayar ke KPU, bayar ke Panwaslu kemudian ada pejabat-pejabat yang masih menjabat sebagai pegawai negeri tapi dia melakukan sawer sana-sini, kita akan selidiki dari mana," ucapnya.&nbsp;</p><p>Sebelumnya, Kapolri telah menginstruksikan jajarannya di seluruh Polda hingga Polres untuk memetakan peta daerah konflik, agar Polri dapat melakukan operasi secara akurat semisal penempatan sejumlah personel untuk melakukan penanganan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 13 Desember 2018 - 14:31 WIB

Gejala khas pneumonia, batuk disertai sesak napas

Liga lainnya | 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Pemilihan Presiden 2019 | 13 Desember 2018 - 14:07 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:57 WIB

Anies peroleh Moeslim Choice Government Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:42 WIB

11 persen warga Aceh belum punya KTP elektronik

<p>Polri telah melakukan pemetaan daerah rawan konflik dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Polri pun telah menyiapkan berbagai langkah dalam meredam gejolak yang ditimbulkan dari dampak Pilkada itu.</p><p>Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, seperti dirangkum <i>Elshinta </i>menyebut, Polri telah membentuk Satgas Nusantara untuk mencegah terjadinya politik uang dalam Pilkada 2018, dengan target operasi tangkap tangan.</p><p>"Saya memerintahkan Kabareskrim untuk membuat Satgas ini target utamanya ialah OTT. Misalnya ada yang membayar ke KPU, bayar ke Panwaslu kemudian ada pejabat-pejabat yang masih menjabat sebagai pegawai negeri tapi dia melakukan sawer sana-sini, kita akan selidiki dari mana," ucapnya.&nbsp;</p><p>Sebelumnya, Kapolri telah menginstruksikan jajarannya di seluruh Polda hingga Polres untuk memetakan peta daerah konflik, agar Polri dapat melakukan operasi secara akurat semisal penempatan sejumlah personel untuk melakukan penanganan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com