Kamis, 18 Januari 2018

Kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2018, ini pemaparan KPU

Jumat, 12 Januari 2018 09:22

Rapat konsultasi pimpinan DPR bersama Bawaslu, Mendagri, Kapolri, Jaksa Agung, dan KPK, di Gedung Nusantara II DPR, Kamis (11/1). Sumber foto: http://bit.ly/2D6yjlC Rapat konsultasi pimpinan DPR bersama Bawaslu, Mendagri, Kapolri, Jaksa Agung, dan KPK, di Gedung Nusantara II DPR, Kamis (11/1). Sumber foto: http://bit.ly/2D6yjlC
Ayo berbagi!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, dalam rapat konsultasi pimpinan DPR RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kapolri, Jaksa Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Nusantara II DPR, Kamis (11/1).

Dalam pemaparannya, seperti diinformasikan melalui laman resmi kpu.go.id, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada sebesar Rp12,2 triliun.

Terkait personel, dari 171 daerah terdiri dari 85 Komisioner KPU Provinsi, 574 Komisioner KPU Kabupaten, dan 195 Komisioner KPU Kota. Total 854 orang dan dibantu Pegawai Negeri Sipil (PNS) organik dan yang dipekerjakan.

“Persoalannya, terdapat komisioner KPU di 351 daerah yang habis masa periodenya dan harus diganti berdekatan dengan hari pemungutan suara. Berbeda dengan UU yang lama, rekrutmen dilaksanakan setelah tahapan selesai, pada UU baru tidak ada ketentuan tersebut. Bisa saja mereka terpilih kembali, asal belum dua periode, namun bisa juga orang baru semua,” kata Arief.

Terkait data pemilih, Arief menjelaskan, untuk 171 daerah diperkirakan sebesar 163.146.802 pemilih. Hampir 80 persen dari pemilih nasional yang diperkirakan 197 juta pemilih.

Untuk membuat data pemilih ini valid, KPU akan melaksanakan “Gerakan Coklit Serentak” nasional pada 20 Januari 2018.

Untuk pencalonan, Arief menyebutkan, update terakhir pasangan calon (paslon) yang mendaftar di 171 daerah sebanyak 573 paslon, melalui dukungan partai politik 443 paslon dan 130 perseorangan, namun hanya 569 paslon diterima dan 4 paslon ditolak. Calon kepala daerah laki-laki 524 orang dan perempuan 49 orang, sedangkan calon wakil kepala daerah laki-laki 521 orang dan perempuan 52 orang, total 1.146 calon. Sementara itu, potensi paslon tunggal 13 daerah, KPU akan memperpanjang masa pendaftaran, apabila masih 1 paslon juga maka KPU menetapkan pilkada daerah tersebut dengan 1 paslon.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar