Kamis, 18 Januari 2018

Kemendag minta Bulog Sulteng perbanyak operasi pasar

Jumat, 12 Januari 2018 10:56

Sumber foto: http://bit.ly/2CWNfP7 Sumber foto: http://bit.ly/2CWNfP7
Ayo berbagi!

Kementerian Perdagangan (Kemendag) minta Bulog Sulawesi Tengah memperbanyak sasaran dari kegiatan operasi pasar untuk stabilisasi harga pangan, khususnya beras di daerah itu.

"Tujuan utama dari operasi pasar adalah untuk mengatasi kenaikan harga beras di tingkat pengecer," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi mengunjungi Pasar Induk Tradisional Masomba Palu dan Manonda Palu, pekan ini.

Karena itu, Bulog sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah yang selama ini dipercayakan membeli dan menyalurkan beras kepada masyarakat miskin di daerah, termasuk di Provinsi Sulteng dalam operasi pasar agar memperluas titik-titik penjualan beras bekerja sama pedagang pengecer.

Semakin banyak kerja sama dengan pengecer menjual beras medium yang disediakan Bulog untuk mendukung pelaksanaan operasi pasar, akan semakin bagus.

Apalagi, kata dia, harga beras medium yang dijual Bulog di pasar-pasar tradisional melalui operasi pasar cukup murah. "Harga beras medium dijual Bulog hanya Rp8.500/kg," katanya.

Menurut dia, harga itu relatif murah dan akan sangat membantu masyarakat golongan menengah bawah yang selama ini sebagai konsumen utama beras medium.

Jika titik-titik penjualan beras Bulog di pasar-pasar tradisional lebih banyak, maka itu akan cepat berdampak positif terhadap harga beras di tingkat pengecer akan turun.

Konsumen tentu akan membeli beras yang harganya jauh lebih murah dari harga beras yang dijual para pedagang.

Sementara Kepala Perum Bulog Sulteng, Khozin mengatakan sejak beberapa hari ini sampai batas waktu tertentu, pihaknya melaksanakan operasi pasar khusus menjual beras medium.

Bulog, kata dia, tidak menjual langsung, tetapi melalui mitra (pedagang pengecer) yang ada di pasar-pasar tradisional di Kota Palu dan kabupaten lainnya di wilayah Sulteng.

Khusus di Kota Palu, operasi pasar dilaksanakan di dua pasar tradisional yakni Masomba dan Manonda. Dua pasar tersebut selama ini menjadi ukuran bagi BPS dalam pendataan berbagai harga komoditi pangan dan lainnya.

Bulog Sulteng masih punya stok beras di gudang dalam jumlah memadai. Paling tidak stok yang ada sekarang ini cukup sampai November 2018. (Ant) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar