Senin, 24 September 2018 | 03:58 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Kemendag minta Bulog Sulteng perbanyak operasi pasar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2CWNfP7
Sumber foto: http://bit.ly/2CWNfP7
<p>Kementerian Perdagangan (Kemendag) minta Bulog Sulawesi Tengah memperbanyak sasaran dari kegiatan operasi pasar untuk stabilisasi harga pangan, khususnya beras di daerah itu.</p><p><br></p><p>"Tujuan utama dari operasi pasar adalah untuk mengatasi kenaikan harga beras di tingkat pengecer," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi mengunjungi Pasar Induk Tradisional Masomba Palu dan Manonda Palu, pekan ini.</p><p><br></p><p>Karena itu, Bulog sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah yang selama ini dipercayakan membeli dan menyalurkan beras kepada masyarakat miskin di daerah, termasuk di Provinsi Sulteng dalam operasi pasar agar memperluas titik-titik penjualan beras bekerja sama pedagang pengecer.</p><p><br></p><p>Semakin banyak kerja sama dengan pengecer menjual beras medium yang disediakan Bulog untuk mendukung pelaksanaan operasi pasar, akan semakin bagus.</p><p><br></p><p>Apalagi, kata dia, harga beras medium yang dijual Bulog di pasar-pasar tradisional melalui operasi pasar cukup murah. "Harga beras medium dijual Bulog hanya Rp8.500/kg," katanya.</p><p><br></p><p>Menurut dia, harga itu relatif murah dan akan sangat membantu masyarakat golongan menengah bawah yang selama ini sebagai konsumen utama beras medium.</p><p><br></p><p>Jika titik-titik penjualan beras Bulog di pasar-pasar tradisional lebih banyak, maka itu akan cepat berdampak positif terhadap harga beras di tingkat pengecer akan turun.</p><p><br></p><p>Konsumen tentu akan membeli beras yang harganya jauh lebih murah dari harga beras yang dijual para pedagang.</p><p><br></p><p>Sementara Kepala Perum Bulog Sulteng, Khozin mengatakan sejak beberapa hari ini sampai batas waktu tertentu, pihaknya melaksanakan operasi pasar khusus menjual beras medium.</p><p><br></p><p>Bulog, kata dia, tidak menjual langsung, tetapi melalui mitra (pedagang pengecer) yang ada di pasar-pasar tradisional di Kota Palu dan kabupaten lainnya di wilayah Sulteng.</p><p><br></p><p>Khusus di Kota Palu, operasi pasar dilaksanakan di dua pasar tradisional yakni Masomba dan Manonda. Dua pasar tersebut selama ini menjadi ukuran bagi BPS dalam pendataan berbagai harga komoditi pangan dan lainnya.</p><p><br></p><p>Bulog Sulteng masih punya stok beras di gudang dalam jumlah memadai. Paling tidak stok yang ada sekarang ini cukup sampai November 2018. (Ant)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com