Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:36 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Peneliti temukan fosil dinosaurus di sungai purba Australia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2D3lcAH
Sumber foto: http://bit.ly/2D3lcAH
<p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 2.5rem; color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Dalam batu pasir dekat tanda pasang tinggi di tepi Selat Bass di bagian tenggara Australia, para peneliti menggali fosil dinosaurus berkaki dua pemakan tumbuhan yang kelihatannya hanyut di sungai purba besar yang berarus kuat.</p><p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 2.5rem; color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Nama genus dinosaurus itu Diluvicursor, yang artinya "pelari banjir", dan nama spesiesnya pickeringi, diambil dari nama David Pickering untuk menghormati nama mendiang ahli paleontologi itu menurut hasil riset yang disiarkan dalam jurnal ilmiah PeerJ.<br><br>Ahli paleontologi pada Kamis mengatakan kerangka parsial dari binatang dari masa 113 juta tahun lalu yang sebelumnya tidak diketahui dan kemudian dinamai Diluvicursor pickeringi itu memberikan wawasan baru mengenai jajaran dinosaurus yang mendiami Australia selama Periode Cretaceous, ketika benua itu masih terhubung dengan Antartika.<br><br>"Kerangka-kerangka dinosaurus dari Australia sangat langka," kata ahli paleontologi dari University of Queensland, Matthew Herne, menambahkan bahwa Diluvicursor menambah jumlah anggota dinosaurus Australia yang sampai sekarang sudah dinamai menjadi 19.<br><br>Sisa-sisa Diluvicursor ditemukan di antara campuran kumpulan tiga batang pohon yang mengalami fosilisasi yang tampaknya juga hanyut di sungai selama banjir.<br><br>Situs penemuan fosil itu ada di pesisir selatan negara bagian Victoria, sekitar 170 kilometer dari Melbourne. <br><br>Diluvicursor panjangnya sekitar 2,3 meter. Herne mengatakan binatang itu seukuran dengan kalkun ternak besar beratnya, namun tentu saja jauh lebih panjang ketimbang kalkun karena ekornya. Fosil itu mencakup ekor yang hampir utuh, bagian bawah kaki kanan dan sebagian besar telapan kaki kanan.<br><br>Binatang itu hidup bersama dinosaurus-dinosaurur pemakan daging yang panjangnya sekitar enam meter, juga mamalia seukuran tikus dan reptil terbang yang disebut pterosaurus. <br><br>Herne mengatakan Diluvicursor, anggota kelompok dinosaurus yang disebut ornithopoda, serupa dengan dinosaurus herbivora kecil berkaki dua lain yang disebut Leaellynasaura yang hidup di kisaran waktu yang sama dan sisa-sisanya digali sekitar 15 kilometer dari tempat penggalian. Keduanya mungkin menghuni ceruk ekologis yang berbeda dan makan tumbuhan yang berbeda.<br><br>Leaellynasaura badannya lebih ringan, punya ekor lebih panjang, dan mungkin pelari yang lebih tangkas.<br><br>"Analogi bisa dilihat dalam jenis keragaman yang ada dalam kanguru dan wallaby Australia saat ini yang mendiami ceruk-ceruk yang berbeda, dari habitat daratan terbuka sampai hutan lebat," kata Herne sebagaimana dikutip Reuters.<br><br>Diluvicursor menjelajahi dataran lembah luas yang berada di dekat sungai antara Australia dan Antartika, yang masih terhubung sampai sekitar 45 juta tahun lalu. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com