Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kapolri rencanakan operasi bersama antisipasi kerawanan Pilkada 2018

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Sumber foto: http://bit.ly/2mpnmBe
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Sumber foto: http://bit.ly/2mpnmBe
<p>Mengantisipasi kerawanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian merencanakan operasi bersama satuan tugas terkait, seperti TNI dan pemerintah daerah.</p><p>Operasi bersama itu dengan melibatkan 191 ribu polisi, 70 ribu aparat TNI, dan 80 ribu Linmas. Demikian disampaikan Kapolri dalam rapat konsultasi pimpinan DPR RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kapolri, Jaksa Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Nusantara II DPR, Kamis (11/1). </p><p>"Polri juga akan melakukan langkah proaktif, bukan represif. Mengingat situasi politik akan menghangat, Polri akan menjaga agar tidak terlalu panas dan meledak," imbuh Kapolri. </p><p>Untuk itu, Kapolri mengatakan, cooling system harus berjalan bersama tokoh-tokoh masyarakat yang peduli Pilkada damai dan aman.</p><p>“Polri ada pengawasan internal agar anggota tetap netral. Pengawasan eksternal, Polri akan jaga agar penegak hukum tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Untuk itu, saya mengusulkan ketika paslon sudah ditetapkan KPU, maka proses hukum baik saksi maupun tersangka ditunda dulu hingga Pilkada selesai, baru dilanjutkan, kecuali OTT,” terang Tito, seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>KPU</i>. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Mengantisipasi kerawanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian merencanakan operasi bersama satuan tugas terkait, seperti TNI dan pemerintah daerah.</p><p>Operasi bersama itu dengan melibatkan 191 ribu polisi, 70 ribu aparat TNI, dan 80 ribu Linmas. Demikian disampaikan Kapolri dalam rapat konsultasi pimpinan DPR RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kapolri, Jaksa Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Nusantara II DPR, Kamis (11/1). </p><p>"Polri juga akan melakukan langkah proaktif, bukan represif. Mengingat situasi politik akan menghangat, Polri akan menjaga agar tidak terlalu panas dan meledak," imbuh Kapolri. </p><p>Untuk itu, Kapolri mengatakan, cooling system harus berjalan bersama tokoh-tokoh masyarakat yang peduli Pilkada damai dan aman.</p><p>“Polri ada pengawasan internal agar anggota tetap netral. Pengawasan eksternal, Polri akan jaga agar penegak hukum tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Untuk itu, saya mengusulkan ketika paslon sudah ditetapkan KPU, maka proses hukum baik saksi maupun tersangka ditunda dulu hingga Pilkada selesai, baru dilanjutkan, kecuali OTT,” terang Tito, seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>KPU</i>. </p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com