Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

PPP Sumut tolak dukung pasangan Djarot-Sihar Sitorus

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis. Foto: Diurnawan/Radio Elshinta
Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis. Foto: Diurnawan/Radio Elshinta
<p>Meski menolak keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP untuk mendukung pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, namun pengurus DPW PPP Sumatera Utara hingga Kamis malam (11/1) belum memastikan mendukung pasangan calon lain pada Pilkada Gubernur/Wagub Sumatera Utara tahun 2018 mendatang.</p><p>Jajaran Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Sumatera Utara menolak keputusan pengurus pusat partai berlambang Kabah itu untuk mengusung pasangan Djarot-Sihar dalam Pilgubsu 2018.</p><p>Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis di sela-sela pengajian Kamis malam di kantor DPW PPP Sumut Jalan Raden Saleh Medan mengatakan, pihaknya belum menentukan sikap untuk mendukung pasangan calon lainnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Diurnawan.</i></p><p>Menurutnya, sikap ini mereka ambil lantaran mereka masih meminta penjelasan dari DPP terkait pemilihan pasangan yang diusung PDIP ini.</p><p>Yulizar sendiri mengaku menolak pasangan Djarot -Sihar lantaran tidak diputus melalui mekanisme partai. Sebab dari yang mendaftar ke PPP tidak ada nama Djarot. </p><p>Selain itu, aspirasi umat Islam di Sumatera Utara kata Yulizar tidak menginginkan pasangan pelangi.</p><p>Sementara terkait pencopotan dirinya sebagai Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar mengaku siap menerima konsekuensi organisasi karena menolak putusan DPP PPP.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Meski menolak keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP untuk mendukung pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, namun pengurus DPW PPP Sumatera Utara hingga Kamis malam (11/1) belum memastikan mendukung pasangan calon lain pada Pilkada Gubernur/Wagub Sumatera Utara tahun 2018 mendatang.</p><p>Jajaran Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Sumatera Utara menolak keputusan pengurus pusat partai berlambang Kabah itu untuk mengusung pasangan Djarot-Sihar dalam Pilgubsu 2018.</p><p>Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis di sela-sela pengajian Kamis malam di kantor DPW PPP Sumut Jalan Raden Saleh Medan mengatakan, pihaknya belum menentukan sikap untuk mendukung pasangan calon lainnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Diurnawan.</i></p><p>Menurutnya, sikap ini mereka ambil lantaran mereka masih meminta penjelasan dari DPP terkait pemilihan pasangan yang diusung PDIP ini.</p><p>Yulizar sendiri mengaku menolak pasangan Djarot -Sihar lantaran tidak diputus melalui mekanisme partai. Sebab dari yang mendaftar ke PPP tidak ada nama Djarot. </p><p>Selain itu, aspirasi umat Islam di Sumatera Utara kata Yulizar tidak menginginkan pasangan pelangi.</p><p>Sementara terkait pencopotan dirinya sebagai Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar mengaku siap menerima konsekuensi organisasi karena menolak putusan DPP PPP.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com