Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Wakil Ketua MPR katakan biar masyarakat yang nilai soal mahar politik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Wakil Ketua MPR Mahyudin. Foto: Doddy Handoko/Elshinta.com.
Wakil Ketua MPR Mahyudin. Foto: Doddy Handoko/Elshinta.com.
<p>Wakil Ketua MPR dari Fraksi Golkar, Mahyudin&nbsp;mengatakan, belum ada aturan yang secara khusus mengatur soal mahar politik. Namun soal mahar ini bisa jadi pertimbangan di masyarakat.</p><p>"Memang aturannya belum jelas &nbsp;tentang mahar politik. Saya kira biar masyarakat yang menilai kalau ada partai-partai yang mengambil mahar politik biar masyarakat yang menghukum," katanya&nbsp;di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).</p><p>Dikatakannya,&nbsp;partainya tidak pernah menggunakan mahar sebagai syarat untuk memberikan dukungan pada calon kepala daerah. Partai Golkar &nbsp;yang menyokong bantuan baik tenaga maupun dana bagi calon kepala daerah.<br><br>"Setahu saya tidak ada kebijakan dari ketum yang menarik mahar politik di Partai Golkar. Bahkan, perintah ketum kepada kami Fraksi Partai Golkar yang ada di DPR RI maupun yang di daerah-daerah itu wajib ikut memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Golkar. Bukan hanya tenaga, dengan duit-duitnya," paparnya.(Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Wakil Ketua MPR dari Fraksi Golkar, Mahyudin&nbsp;mengatakan, belum ada aturan yang secara khusus mengatur soal mahar politik. Namun soal mahar ini bisa jadi pertimbangan di masyarakat.</p><p>"Memang aturannya belum jelas &nbsp;tentang mahar politik. Saya kira biar masyarakat yang menilai kalau ada partai-partai yang mengambil mahar politik biar masyarakat yang menghukum," katanya&nbsp;di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).</p><p>Dikatakannya,&nbsp;partainya tidak pernah menggunakan mahar sebagai syarat untuk memberikan dukungan pada calon kepala daerah. Partai Golkar &nbsp;yang menyokong bantuan baik tenaga maupun dana bagi calon kepala daerah.<br><br>"Setahu saya tidak ada kebijakan dari ketum yang menarik mahar politik di Partai Golkar. Bahkan, perintah ketum kepada kami Fraksi Partai Golkar yang ada di DPR RI maupun yang di daerah-daerah itu wajib ikut memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Golkar. Bukan hanya tenaga, dengan duit-duitnya," paparnya.(Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com