Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Di Langkat, pencuri dihakimi masa hingga tewas

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: M. Salim/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: M. Salim/Radio Elshinta
<p>Edi G (41) warga Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dihajar masa hingga tewas, setelah tertangkap basah melakukan pencurian salah satu rumah warga di Desa Suka Dame Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Rabu (11/1) pukul 04.00 WIB.</p><p>Tewasnya Edi, berawal ketika warga sekaligus saksi mata, meneriaki dirinya sebagai maling di salah satu rumah warga yakni Murni (41) penduduk Dusun II Desa Suka Dame Timur, Kabupaten Langkat.</p><p>Mendengar teriakan maling dari warga, korban selanjutnya melakukan pengecekan pada rumahnya dan ditemukan kerusakan pada jendela nako bagian samping rumah. </p><p>Sementara itu masyarakat menemukan parang dan alat pahat pada tersangka Edi, yang diduga digunakan untuk mendongkel jendela rumah serta ditemukan juga telepon seluler yang diakui korban merupakan miliknya.</p><p>Setelah itu, warga yang merasa geram dengan perbuatan Edi, langsung menghakiminya secara beramai-ramai. Kemudian tidak lama berselang petugas Polsek Hinai yang tiba di lokasi kejadian dan mendapati Edi tidak sadarkan diri.</p><p>Selanjutnya petugas membawa Edi ke Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, karena kondisinya parah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan secara intensif.</p><p>Namun naas bagi Edi, diduga karena terlalu banyak mengalami luka memar pada tubuhnya, akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1) pukul 13.35 WIB. </p><p>Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi <i>Kontributor Elshinta M Salim</i>, membenarkan peristiwa tersebut.</p><p>Dijelaskannya bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan Edi, serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan dia meninggal dunia.</p><p>"Kita masih menyelidiki atas tewasnya seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian dan saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tindak pidana pencurian yang dilakukannya serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia," ujarnya.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Edi G (41) warga Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dihajar masa hingga tewas, setelah tertangkap basah melakukan pencurian salah satu rumah warga di Desa Suka Dame Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Rabu (11/1) pukul 04.00 WIB.</p><p>Tewasnya Edi, berawal ketika warga sekaligus saksi mata, meneriaki dirinya sebagai maling di salah satu rumah warga yakni Murni (41) penduduk Dusun II Desa Suka Dame Timur, Kabupaten Langkat.</p><p>Mendengar teriakan maling dari warga, korban selanjutnya melakukan pengecekan pada rumahnya dan ditemukan kerusakan pada jendela nako bagian samping rumah. </p><p>Sementara itu masyarakat menemukan parang dan alat pahat pada tersangka Edi, yang diduga digunakan untuk mendongkel jendela rumah serta ditemukan juga telepon seluler yang diakui korban merupakan miliknya.</p><p>Setelah itu, warga yang merasa geram dengan perbuatan Edi, langsung menghakiminya secara beramai-ramai. Kemudian tidak lama berselang petugas Polsek Hinai yang tiba di lokasi kejadian dan mendapati Edi tidak sadarkan diri.</p><p>Selanjutnya petugas membawa Edi ke Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, karena kondisinya parah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan secara intensif.</p><p>Namun naas bagi Edi, diduga karena terlalu banyak mengalami luka memar pada tubuhnya, akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1) pukul 13.35 WIB. </p><p>Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi <i>Kontributor Elshinta M Salim</i>, membenarkan peristiwa tersebut.</p><p>Dijelaskannya bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan Edi, serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan dia meninggal dunia.</p><p>"Kita masih menyelidiki atas tewasnya seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian dan saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tindak pidana pencurian yang dilakukannya serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia," ujarnya.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com