Selasa, 24 April 2018

IHSG tergelincir 0,25% dari posisi puncak

Jumat, 12 Januari 2018 17:08

Foto: Redaksi. Foto: Redaksi.
Ayo berbagi!

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) tumbang dari posisi puncak. Mengutip RTI, IHSG ditutup turun 16,27 poin atau setara 0,25% ke level 6.370,06 pada Jumat (12/1).

Indeks acuan saham domestik tergelincir dari posisi rekor yang dicetak kemarin di level 6.386. Meski melemah, namun sepekan ini, IHSG masih membukukan kenaikan sebesar 0,27%.

Jumat sore, mengutip Kontan, indeks kehabisan tenaga setelah delapan sektor tumbang. Sektor perkebunan dan aneka industri turun paling tajam, yaitu masing-masing 0,86% dan 0,83%. Meski demikian, dua sektor masih menanjak, yaitu pertambangan dan barang konsumsi yang masing-masing naik 0,85% dan 0,22%.

Tercatat 199 saham melemah, berbanding 149 saham yang menguat. Bloomberg mencatat, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) paling menggerus indeks, yaitu sebesar 7,33 poin. Pasalnya, saham bank Grup Djarum ini turun 1,43% menjadi Rp 22.375.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) juga membebani indeks, masing-masing 4,23 poin dan 3,73 poin. Maklum, saham UNVR tumbang 1,10% ke level Rp 53.775, sementara saham TLKM tergelincir 0,96% ke Rp 4.130.

Sepanjang akhir pekan ini, investor mentransaksikan 14,29 miliar saham, dengan nilai perdagangan Rp 6,93 triliun. Pemodal asing membukukan pembelian bersih alias ney buy di pasar reguler sejumlah Rp 183,68 miliar. Di seluruh pasar, asing juga menorehkan net buy sebesar Rp 316,12 miliar.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar