Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:35 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Peradi rayakan Natal dan Tahun Baru bersama anak-anak panti asuhan Vincentius

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.
<p>Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)&nbsp;menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru secara berbeda. Perhimpunan advokat pimpinan Juniver Girsang tersebut menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru di Panti Asuhan Vincentius, Jl Kramat Raya 134, Jakarta Pusat. Dalam perayaan Natal yang susunan kepanitiannya lintas agama ini ada sekitar 500 anak dari Panti Asuhan Vincentius mendapatkan bantuan berupa paket kebutuhan sekolah.</p><p><br></p><p>"Tahun ini kami ingin merajut kebersamaan dengan merayakannya bersama anak-anak panti asuhan. Hal ini merupakan wujud dari rasa kepedulian sosial Peradi terhadap&nbsp;sesama anak bangsa. Di samping itu, memiliki kepedulian terhadap sesama, merupakan bukti kasih kita kepada Yesus Kristus,” ujar Ketua Umum PERADI Juniver Girsang di Aula Panti Asuhan Vincentius, Jl Kramat Raya 134, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).</p><p><br></p><p>Juniver menuturkan, merayakan Natal dan Tahun Baru di panti asuhan karena jika digelar di hotel memiliki kesan ekslusif. Jika berkesan ekslusif maka terkesan Peradi tidak tidak peduli terhadap situasi masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu DPN Peradi memutuskan perayaan Natal harus digelar di panti asuhan yang perlu mendapatkan perhatian dari Peradi. Apalagi anak- anak panti asuhan juga merupakan kader bangsa. </p><p><br></p><p>"Sebelumnya kita juga sudah mengunjungi panti asuhan yang berada di kolong Jembatan Tiang Bendera Jakarta Utara dan akhirnya kita memutuskan perayaan di yayasan Vincecius," kata Juniver dalam rilisnya yang diterima <i><strong>redaksi elshinta.com.</strong></i></p><p><br></p><p>Dalam kesempatan ini Juniver juga menuturkan perayaan Natal di Panti Asuhan Vincencius dikoordinir oleh panitia dari lintas agama dengan berlatar belakang suku bangsa yang berbeda. Sehingga kesan kebhinekaan dan tanpa sekat perbedaan sangat kental. “Hal ini merupakan refleksi dari sikap toleransi kita, sikap saling menghormati, hidup&nbsp;berdampingan dengan rukun dan damai, dengan merajut kemajemukan dalam bingkai Pancasila, kita bhineka, kita Indonesia,” jelas Juniver Girsang.</p><p><br></p><p>Dalam pesan Natalnya, Juniver Girsang juga menekankan, agar kita senantiasa saling membantu, saling menjaga kerukunan antar umat Tuhan, bersilaturahmi dengan siapapun sekalipun memiliki keyakinan dan suku bangsa yang berbeda. Karena pada hakekatnya, perbedaan merupakan anugarah Tuhan yang harus kita syukuri sebagai kekayaan kehidupan yang dimiliki Indonesia, yang harus kita jaga agar dapat tercapainya kedamaian dan kesejahteraan.</p><p><br></p><p>Joelbaner, Ketua Panitia Perayaan Natal juga mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru di hotel-hotel mewah manfaatnya hanya dinikmati orang-orang mampu saja. Tapi, kali ini, kami sengaja ingin berbagi bersama anak-anak panti asuhan, agar mereka juga dapat menikmati dan merasakan serta berbahagia bersama&nbsp;Peradi.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com