Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:33 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Bulog Madiun targetkan serap 33.000 ton beras

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2qYHbUA
Sumber foto: http://bit.ly/2qYHbUA
<p>Perum Bulog Subdivre 4 Madiun, Jawa Timur, menargetkan serapan atau pengadaan beras petani sebanyak 33.000 ton selama Tahun 2018.</p><p> "Target kami untuk pengadaan tahun ini sebesar 33.000 ton setara beras," ujar Kepala Bulog Subdivre 4 Madiun Heriswan kepada wartawan di Madiun, Sabtu (13/1).</p><p> Sesuai data, target pengadaan beras tersebut turun dari Tahun 2017 yang ditetapkan sebanyak 65.000 ton. Turunnya target pengadaan tersebut dimungkinkan karena banyaknya kendala yang dihadapi Bulog dalam proses penyerapan beras.</p><p> Adapun, kendala yang paling dominan adalah Bulog kalah bersaing harga dengan pihak swasta untuk pembelian gabah atau beras milik petani.</p><p> Kalah bersaing tersebut, lanjutnya, disebabkan karena harga pembelian yang ditetapkan pemerintah (HPP) untuk pengadaan beras selalu di bawah harga yang ditawarkan pihak swasta kepada petani. Akibatnya, petani lebih memilih menjual gabah atau berasnya ke swasta karena lebih menguntungkan.</p><p> Meski menghadapi kendala, pihaknya terus melakukan pengadaan gabah dan beras. Di antaranya dengan memaksimalkan tim Satgas Serapan Gabah yang telah dibentuk untuk terjun ke lapangan membeli gabah dan beras petani.</p><p> Ia menambahkan, stok beras yang dimiliki Bulog Subdivre 4 Madiun saat ini mencapai 9.000 ton. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga empat bulan ke depan.</p><p> Pihaknya memastikan jumlah stok beras tersebut masih terus bertambah seiring upaya penyerapan gabah dan beras petani yang dilakukan oleh petugas Bulog setempat di wilayah kerjanya yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com