Selasa, 19 Juni 2018 | 12:08 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Qatar-UEA saling tuduh soal pelanggaran wilayah udara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  http://bit.ly/2CcckbI
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CcckbI
<p>Rival Teluk, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), saling lempar tuduhan berkenaan dengan pengaduan Doha bahwa sebuah pesawat tempur Emirat melanggar wilayah udaranya.</p><p>Qatar, yang menghadapi boikot dari negara-negara Arab termasuk UEA sejak Juni tahun lalu, menyatakan mereka telah melayangkan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai pelanggaran yang diduga dilakukan 21 Desember.</p><p>Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan di akun Twitter mereka bahwa mereka memberi tahu sekretaris jenderal PBB dan presiden Dewan Keamanan bahwa pesawat tempur UEA "terbang di atas zona ekonomi eksklusif Qatar" selama satu menit.</p><p>Kementerian mengatakan "bahwa pesawat UEA itu memasuki wilayah udara Negara Qatar tanpa pemberitahuan atau persetujuan sebelumnya dari otoritas yang kompeten di Qatar".</p><p>Mereka menyebut insiden itu "pelanggaran menyolok terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Negara Qatar, serta pelanggaran menyolok terhadap ketetuan hukum, konvensi, piagam dan norma internasional.”</p><p>UEA langsung membantah tuduhan tersebut.</p><p>"Pengaduan Qatar mengenai pelanggaran Emirat di wilayah udaranya tidak benar dan membingungkan," kata Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash di Twitter.</p><p>"Kami sedang berupaya merespons secara resmi dengan bukti. Apa yang kami lihat adalah sebuah eskalasi dan tidak bisa dibenarkan," katanya.</p><p>"Apa yang terjadi di bawah meja sekarang terbuka," katanya sebagaimana dikutip AFP.</p><p>Ketegangan telah meningkat di Teluk sejak Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memutuskan semua hubungan dengan Qatar pada Juni, mengisolasi emirat itu di Teluk yang kaya minyak.</p><p>Keempat negara itu menuduh Doha mendukung ekstremis Islam dan terlalu dekat dengan negara Syiah, Iran, yang merupakan musuh bebuyutan Saudi. Mereka sudah melarang semua penerbangan menuju dan dari Doha dan memotong semua hubungan perdagangan.</p><p>Qatar membantah tuduhan itu, menyatakan bahwa blok itu ingin menghasut perubahan rezim di Doha. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 12:08 WIB

Menhub kirim tim investigasi KM Sinar Bangun

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 11:48 WIB

KAI perpanjang potongan harga tiket Kuala Stabas Premium

Musibah | 19 Juni 2018 - 11:36 WIB

Dua wisatawan tenggelam di objek wisata Sukabumi

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 11:24 WIB

Kendaraan dari Gadog menuju Puncak terus meningkat

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 11:12 WIB

Damri tambah bus antisipasi lonjakan penumpang arus balik Lebaran

Asia Pasific | 19 Juni 2018 - 10:51 WIB

Satu keluarga jemaah umrah jadi korban kecelakaan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com