Kamis, 21 Juni 2018 | 04:13 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Nelayan Mukomuko butuh bantuan 148 unit mesin tempel 14-40 PK

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2mr3tc9
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2mr3tc9
<p>Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan nelayan di daerah itu membutuhkan bantuan sekitar 148 unit mesin tempel untuk mengganti mesin tempelnya yang sering rusak karena sudah lama digunakan. </p><p>"Selain itu sebagian nelayan membutuhkan bantuan mesin tempel karena belum pernah menerima bantuan mesin temple dari pemerintah setempat," Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat di Mukomuko, Sabtu (13/1).</p><p>Rahmad Hidayat mengatakan hal itu saat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD setempat di Kantor DKP setempat. </p><p>Ia menyatakan, nelayan setempat membutuhkan bantuan sekitar 148 unit mesin tempel dengan berbagai ukuran dan kapasitas, mulai dari kapasitas 15 PK, 24 PK, 35 PK hingga 40 PK.</p><p>Sementara ini, katanya, instansinya belum bisa memberikan bantuan sebanyak 148 unit sekaligus karena keterbatasan dana APBD untuk pembelian mesin.</p><p>"Anggaran yang ada di dinas ini terbatas. Dengan anggaran yang ada itu hanya mampu mengakomodir sebagian kecil nelayan setempat," ujarnya.</p><p>Ia mengatakan, selama ini pemerintah daerah memberikan bantuan mesin tempel kepada nelayan secara bertahap setiap tahun.</p><p>Untuk itu, ia berharap, DPRD setempat yang bermitra dengan instansi itu bisa mengakomodir usulan anggaran pembeli mesin tempel untuk nelayan.</p><p>Instansinya tahun ini kembali membeli sebanyak 32 unit mesin tempel berkapasitas 15, 24 dan 40 PK untuk nelayan di daerah itu. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com