Rabu, 18 Juli 2018 | 04:02 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

DPRD soroti kondisi anjungan Kalteng di TMII

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kesenian Suku Dayak Dua. Sumber foto: http://bit.ly/2D0Ah2E
Kesenian Suku Dayak Dua. Sumber foto: http://bit.ly/2D0Ah2E
<p>Sejumlah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti kondisi anjungan Kalteng yang berada di Taman Mini Indonesia Indah karena terkesan kurang terurus, bahkan beberapa bagian perlu segera dilakukan pembenahan.</p><p>Keberadaan anjungan tersebut merupakan citra sekaligus ikon budaya provinsi ini agar semakin diketahui masyarakat Indonesia maupun dunia, kata Anggota Komisi C DPRD Kalteng, Duwel Rawing di Palangka Raya, Minggu (14/1).</p><p>"Jadi, anjungan Kalteng yang ada di TMII itu benar-benar bermanfaat, sehingga harus terus dijaga dan dipelihara. Kalau ada yang rusak, ya harus segera diperbaiki. Jangan dibiarkan berlarut-larut dan baru diperbaiki apabila kondisinya sudah rusak parah," tambahnya.</p><p>Hasil pengecekan Bupati Katingan periode 2003-2013 ini, beberapa atap Anjungan Kalteng terjadi kebocoran dan peralatan elektronik yang menampilkan karakteristik masing-masing Kabupaten/Kota se-Kalteng tidak berfungsi dengan baik dan sejumlah kerusakan lainnya.</p><p>"Selain perlu dilakukan perbaikan, kami berharap agar sejumlah ruangan yang ada di Anjungan Kalteng untuk daerah dapat segera terisi. Kalau memang memungkinkan, Pemerintah Kabupaten/Kota dilibatkan untuk mengisinya," kata Duwel.</p><p>Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kalteng, Lantas P Sinaga. Legislator ini menyarankan agar anjungan Kalteng di TMII mendapat perhatian dan peningkatan sarana/prasarana.</p><p>Dia mengatakan apabila memungkinkan, anjungan Kalteng ditambah dengan ciri khas langka yang ada di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" ini. Misalnya anggrek hitam yang dikenal hanya ada di Kalteng, ataupun jenis tumbuhan atau buah khas daerah setempat.</p><p>"Item semacam itu bisa ditambah dengan warung makan khas Dayak, kegiatan seni dan budaya, serta lainnya. Tapi, terpenting itu bagaimana mengelola anjungan, agar terlihat khas daerah, rapi, dan menarik pengunjung lainnya. Menegaskan anjungan Kalteng merupakan identitas sekaligus sarana promosi daerah," kata Lantas.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:54 WIB

Jaksa Agung bantah dampingi pembangunan PLTU Riau

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juli 2018 - 21:49 WIB

Prabowo: Masih penjajakan soal koalisi dengan Demokrat

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:39 WIB

8 calon jamaah Haji asal Purwakarta gagal berangkat

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 21:22 WIB

Penerimaan pajak tumbuh 14,3 persen

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:12 WIB

Dinas PP&PA Kabupaten Jayapura gelar sosialisasi pengarusutamaan gender

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 20:57 WIB

India minta Indonesia turunkan tarif impor gula

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com