Selasa, 25 September 2018 | 01:32 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Yogyakarta tambah lima puskesmas pelaksana mandiri

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2FzN6Tr
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2FzN6Tr
<p>Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta berencana menambah lima puskesmas yang berstatus sebagai Puskesmas Pelaksana Mandiri pada tahun ini untuk penanggulangan tuberculosis.</p><p>"Tahun ini ada tambahan lima lagi setelah pada pertengahan tahun lalu ada empat puskesmas yang ditetapkan sebagai puskesmas pelaksana mandiri," kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu di Yogyakarta, Minggu (4/1).</p><p>Kelima puskesmas yang akan ditetapkan sebagai puskesmas pelaksana mandiri pada tahun ini adalah Puskesmas Gondomanan, Wirobrajan, Danurejan I, Danurejan II dan Kotagede I.</p><p>Dengan menyandang status sebagai puskesmas pelaksana mandiri, maka puskesmas tersebut dapat menyediakan layanan diagnosis dan pengobatan tuberculosis.</p><p>"Biasanya, puskesmas yang belum berstatus sebagai pelaksana mandiri hanya bisa melakukan pengambilan sampel dahak dari pasien yang diduga menderita tuberculosis dan mengirimkannya ke puskesmas rujukan mandiri untuk didiagnosis melalui laboratorium," kata Endang.</p><p>Di Kota Yogyakarta, sudah ada empat puskesmas yang berstatus sebagai puskesmas rujukan mandiri yaitu Puskesmas Mergangsan, Tegalrejo, Jetis dan Umbulharjo I.</p><p>Sisanya, masih ada 10 puskesmas yang berstatus sebagai puskesmas satelit. "Harapannya, semuanya bisa menjadi puskesmas pelaksana mandiri. Kami lakukan secara bertahap," kata Endang.</p><p>Endang menyebut, penanggulangan tuberculosis akan lebih cepat apabila seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta dapat melakukan diagnosis dan pengobatan secara mandiri.</p><p>Sesuai target nasional, pada 2020 penurunan angka kesakitan karena TB ditetapkan sebesar 30 persen dan angka kematian sebesar 40 persen dibanding 2014 sehingga Indonesia bebas TB pada 2050.</p><p>Dan berdasarkan perkiraan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, akan ada 1.381 kasus TB pada 2017 dengan jumlah kasus baru yang terdeteksi 621 kasus.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 24 September 2018 - 22:05 WIB

Divonis 13 tahun penjara, SAT ajukan banding

Ekonomi | 24 September 2018 - 21:57 WIB

PKS: Generasi milenial harus didorong jadi petani

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 21:45 WIB

Polda antisipasi aksi balas dendam suporter Persija

Musibah | 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

Manajemen | 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com