Minggu, 16 Desember 2018 | 04:58 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kabur saat sabung ayam digrebek, warga tewas terseret banjir

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Sejumlah personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Minggu (14/1) pagi sekitar Pkl 07.15 WITA, mengevakuasi jenazah seorang warga bernama Ardi (29) yang tewas terseret banjir sungai di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.</p><p>"Korban diketahui terseret banjir pada Sabtu malam sekitar Pukul 21.30 WITA dan berhasil ditemukan dan dievakuasi personel kami tadi pagi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang Abram Benyamin Kolimon di Kupang, Minggu, membenarkan adanya evakuasi warga yang tewas terseret banjir itu.</p><p>Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat adanya penggerebekan sabung ayam di Desa Tarus oleh aparat kepolisian setempat pada Sabtu (13/1) malam.</p><p>Dalam penggerebekan itu, lanjutnya, dua orang pelaku salah satunya Ardi lari menghindar menuju ke arah kali yang ada di sekitar lokasi kejadian yang sedang banjir.</p><p>"Mereka ada dua orang yang mau melanggar di kali, namun dicurigai korban Ardi ini tidak terlihat temannya akibat terseret banjir di kali tersebut," kata Benyamin, menjelaskan, dikutip Antara.</p><p>Ia mengatakan, para warga di sekitar lokasi kejadian sempat melakukan pencarian sebelum dilaporkan ke Kantor SAR Kota Kupang sekitar pukul 23.00 WITA.</p><p>Benyamin mengatakan, instansinya langusung menerjunkan sekitar delapan anggota ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR dan berhasil menemukan korban pada Minggu pagi.</p><p>Ardi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terseret banjir sekitar 50 meter dari lokasi dia menyeberang.</p><p>"Setelah personel kami melakukan evakuasi, jenazah sudah dibawa ke rumah dukanya," ucapnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Sejumlah personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Minggu (14/1) pagi sekitar Pkl 07.15 WITA, mengevakuasi jenazah seorang warga bernama Ardi (29) yang tewas terseret banjir sungai di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.</p><p>"Korban diketahui terseret banjir pada Sabtu malam sekitar Pukul 21.30 WITA dan berhasil ditemukan dan dievakuasi personel kami tadi pagi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang Abram Benyamin Kolimon di Kupang, Minggu, membenarkan adanya evakuasi warga yang tewas terseret banjir itu.</p><p>Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat adanya penggerebekan sabung ayam di Desa Tarus oleh aparat kepolisian setempat pada Sabtu (13/1) malam.</p><p>Dalam penggerebekan itu, lanjutnya, dua orang pelaku salah satunya Ardi lari menghindar menuju ke arah kali yang ada di sekitar lokasi kejadian yang sedang banjir.</p><p>"Mereka ada dua orang yang mau melanggar di kali, namun dicurigai korban Ardi ini tidak terlihat temannya akibat terseret banjir di kali tersebut," kata Benyamin, menjelaskan, dikutip Antara.</p><p>Ia mengatakan, para warga di sekitar lokasi kejadian sempat melakukan pencarian sebelum dilaporkan ke Kantor SAR Kota Kupang sekitar pukul 23.00 WITA.</p><p>Benyamin mengatakan, instansinya langusung menerjunkan sekitar delapan anggota ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR dan berhasil menemukan korban pada Minggu pagi.</p><p>Ardi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terseret banjir sekitar 50 meter dari lokasi dia menyeberang.</p><p>"Setelah personel kami melakukan evakuasi, jenazah sudah dibawa ke rumah dukanya," ucapnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com