Senin, 24 September 2018 | 15:38 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Pengusaha sarung batik Pekalongan sasar Asia Tenggara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2mw99l9
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2mw99l9
<p>"Beberapa negara di Asia Tenggara akan menjadi sasaran ekpsor kain sarung batik asal Pekalongan, Jawa Tengah," kata Sekretaris Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia setempat, Arief Wicaksono .</p><p>"Selama ini, kain sarung batik Pekalongan masih mendominasi ekspor ke sejumlah negara kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam," kata dia, di Pekalongan, Minggu (14/1).</p><p>Ia mengatakan, kendati permintaan konsumen terhadap kain sarung batik sedikit mengalami penurunan akibat adanya krisis global tetapi negara di kawasan Asia Tenggara masih menjadi tujuan utama sasaran ekspor produk kerajinan batik.</p><p>Selain kain sarung batik, kata dia, asephi juga mengekspor produk kerajinan lain seperti daster dan batik rayon ke sejumlah kawasan Timur Tengah, Afrika, Amerika Serikat, Australia, dan Amerika Latin.</p><p>"Kain sarung batik, daster, dan batik rayon masih banyak diminati pasar mancanegara. Oleh karena, kami selalu mengusahakan produk batik yang terbaik untuk kembali menambah pangsa pasar di luar negeri," katanya.</p><p>Ia mengatakan, krisis global memang cukup berpengaruh besar terhadap daya beli masyarakat terhadap kerajinan batik sehingga pelaku batik harus bisa meningkatkan krasi dan inovatif agar kerajian batik tetap bertahan dan diminati konsumen.</p><p>"Daya beli masyarakat terhadap produk kerajinan batik turun pada 2017 dan tampaknya belum pulih hingga sekarang. Hal itu juga berpangaruh terhadap penurunan produksi batik hingga mencapai 10 persen sampai 20 persen," katanya.</p><p>Menurut dia, turunnya daya beli masyarakat terhadap kerajinan batik memang tidak hanya terjadi di Kota Pekalongan tetapi juga hampir merata di sejumlah negara tujuan ekspor.</p><p>"Kendati demikian, pada tahun ini kami memperkirakan daya beli masyarakat akan meningkat lagi karena faktor keamanan dan kenyamanan, serta kebijakan pemerintah yang cukup baik dalam upaya menggeliatkan ekspor," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com