Kamis, 20 September 2018 | 22:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

TNI AU akan bentuk Komando Operasi Udara III

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Jet Tempur TNI AU. Sumber foto: http://bit.ly/2DBo05j
Jet Tempur TNI AU. Sumber foto: http://bit.ly/2DBo05j
<p>TNI AU akan membentuk Komando Operasi Angkatan Udara III TNI AU pada 2018, yang merupakan "Program 100 Hari" dari Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.</p><p>"Ini sudah masuk dalam rencana strategis," kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, usai Rapat Pimpinan TNI AU 2018, di Markas Besar TNI AU Cilangkap, Jakarta, Jumat (26/1). </p><p>Ia mengharapkan, pembentukan Komando Operasi Udara III TNI AU itu bisa segera diusulkan pada tiga bulan pertama 2018 ini. Hal itu juga bersamaan dengan matra lain, yakni TNI AD dan TNI AL yang juga berencana membentuk satuan baru.</p><p>"TNI AD membuat divisi dan AL membentuk armada baru," ujar mantan panglima Komando Operasi Udara I TNI AU ini. </p><p>Dalam mandala operasi TNI AU, Indonesia dibagi ke dalam dua wilayah operasi, yaitu barat (Komando Operasi Udara I TNI AU) dan timur (Komando Operasi Udara II TNI AU). Batasnya ada di Provinsi Kalimantan Barat hingga perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. </p><p>Dengan luas ruang udara lebih dari 5 juta kilometer persegi maka pimpinan TNI AU dan TNI memandang penting pemekaran organisasi ini. Adapun konsentrasi skuadron pesawat tempur TNI AU ada di wilayah tanggung jawab Komando Operasi Udara II, yang jauh dari Jakarta.</p><p>Pada sisi lain, TNI AD telah lebih dulu memekarkan organisasinya, yaitu dengan membentuk Kodam XVII/Cenderawasih di Papua dan Kodam XVIII/Kasuari di Papua Barat. Hal lain yang ingin diwujudkan TNI AD adalah pembentukan Divisi III Kostrad. </p><p>Saat ini, kata Sutisna, TNI AU tengah membenahi infrastruktur yang ditargetkan menjadi lokasi pembentukan Komando Operasi Udara III TNI AU itu. Markas Besar TNI AU juga tengah mengkaji lokasi-lokasi itu.</p><p>"Lokasinya antara Biak dan Sorong, yang tengah dikaji oleh Asrena Kasau. Kita harus terintegrasi dengan yang lain. Kita tak bisa sendiri-sendiri. Ini namanya tri matra terpadu," katanya. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 21:40 WIB

Langkat raih 3 kategori dalam lomba desa percontohan se-Sumut

Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 21:29 WIB

Beberapa tokoh GNPF Ulama masuk timses Prabowo-Sandiaga

Aktual Olahraga | 20 September 2018 - 21:12 WIB

Langkat tuan rumah sepeda nusantara 2018

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 20:44 WIB

Aplikasi E-Babinsa sangat membantu tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com