Kamis, 22 Februari 2018

Pengacara Korban Penembakan di Sydney Sosok yang Kritis

Jumat, 26 Januari 2018 16:40

(Courtesy: AustraliaPlus) Ho Le Dinh dikenal tidak segan mengungkapkan pendapatnya. (Courtesy: AustraliaPlus) Ho Le Dinh dikenal tidak segan mengungkapkan pendapatnya.
Ayo berbagi!

Ho Le Dinh adalah seorang pria yang kritis.

Sebagai seorang pengungsi politik yang memiliki hasrat akan keadilan sosial, dia tidak takut untuk berbicara dan membela apa yang dia yakini.

Tapi dia juga seorang tokoh yang memecah belah di komunitas Vietnam Sydney yang memiliki ‘sejumlah teman, dan sejumlah musuh juga’ menurut rekan dan kerabatnya.

Ho Le Dinh meninggal Rabu (24/1/2018) lalu setelah ditembak di sebuah kafe yang dulu dia miliki di Bankstown, Sydney.

Polisi masih mencari pelaku penembakan, yang mereka gambarkan sebagai orang berwajah Kepulauan Pasifik, dengan kulit gelap dan tinggi badan sedang. 

Ho Le Dinh datang ke Australia pada akhir 1980-an setelah melarikan diri dari Vietnam selama Perang Korea, dan dengan cepat mulai belajar bahasa Inggris dan bekerja serabutan. 

Temannya, Van Nguyen, yang juga melarikan diri dari Vietnam, mengatakan bahwa Ho mengirimkan surat kabar Vietnam di Sydney sambil mempelajari hukum dan segera menjadi terkenal di tengah komunitas Vietnam. 

Tapi tidak lama kemudian dia dikenal sebagai sosok vokal dan kontroversial.

Teman-temannya mengatakan bahwa mendiang adalah seorang kritikus kuat komunisme dan meyakini suaranya harus digunakan untuk menciptakan perubahan.

Dalam salah satu wawancara terakhirnya pada bulan September 2017, Ho Le Dinh mengutip Albert Einstein, yang menyatakan: "Dunia adalah tempat yang berbahaya untuk dijalani, bukan karena orang-orang yang jahat, tapi karena orang-orang yang tidak melakukan sesuatu tentang hal itu ".

Sebuah video di media sosial menunjukkan konfrontasinya dengan seorang wanita di jalanan di Bankstown beberapa tahun yang lalu.

Rekannya sesama pengacara di Bankstown, Ai Trong Than, mengatakan bahwa perkelahian tersebut terjadi setelah komunitas Vietnam mengibarkan sebuah bendera di Bankstown untuk berterima kasih kepada Australia karena telah menerima mereka sebagai pengungsi selama perang Korea. 

Ai mengatakan bahwa Ho Le Dinh memprotes hal itu dan mengatakan bahwa Australia harus berterima kasih kepada para pengungsi Vietnam atas kontribusi signifikan yang mereka telah berikan ke Australia - dan wanita yang ditunjukkan dalam video tersebut tampaknya tersinggung.

"Beberapa orang menyukainya, beberapa orang tidak," kata Ai.

Ai mengatakan bahwa dia terkejut dan sedih mendengar kabar kematian Ho Le Dinh, yang tidak ia kenal dengan baik tapi digambarkan sebagai "teman yang baik". 

"Saya turut berduka cita untuknya dan terutama ketiga anaknya yang masih kecil," tambahnya.

Happy Cup adalah 'kantor kedua'

Ho Le Dinh adalah seorang pengacara kriminal yang berbicara bahasa Vietnam, China dan Inggris dan banyak kliennya berasal dari warga berlatar belakang Vietnam. 

Nguyen mengatakan temannya memiliki "pekerjaan yang sangat sulit" dan mengatakan sementara sebagian besar kliennya merasa puas dengan hasilnya, "beberapa lainnya tidak." 

Ho Le Dinh muncul dalam beberapa kasus yang mendapat sorotan luas termasuk seorang biksu Buddha yang menggugat sebuah surat kabar Vietnam karena penghinaan beberapa tahun yang lalu.

Dia juga mewakili pria Sydney, Philip Nguyen, yang divonis atas pembunuhan seorang polisi pada tahun 2013.

Ai Trong Than mengatakan bahwa Ho Le Dinh sering menikmati kopi bersama kliennya di kedai kopi Happy Cup tempat dia ditembak.

Menurutnya kafe tersebut juga dikenal sebagai kantor kedua Ho Le Dinh dan banyak orang tahu mereka dapat menemukan dia di sana.

Tempat kejadian perkara (TKP) dimana Ho Le Dinh dibunuh
Tempat kejadian perkara (TKP) di Cafe Happy Cup di Bankstown dimana pengacara Ho Le Dinh ditembak dan terbunuh.

ABC News: Mark Reddie

Rekan sesama pengacara di Bankstown,  Andie Lam, mengatakan Ho cukup aktif dalam penelitian hukum dan menerbitkan kamus hukum. 

Dia setuju bahwa dia sosok yang  "tidak malu" dan tidak takut untuk mengatakan apa pun, sering ‘memprovokasi’ orang dengan cara yang salah berdasarkan pandangan politiknya yang kuat. 

Presiden Komunitas Hukum New South Wales, Doug Humphries, mengatakan bahwa aksi penembakan yang tidak tahu malu dan dilakukan di siang bolong terhadap Ho sangat "mengejutkan". 

"Ini adalah fakta kehidupan, terutama dalam beberapa masalah kriminal dan beberapa masalah keluarga, seorang pengacara menghadapi risiko," katanya. 

"Fakta bahwa selalu ada orang yang bersedia menjadi pengacara buat orang lain itu menunjukan indikasi dari pola pikir layanan masyarakat terhadap profesi hukum. Kami mewakili semua orang." 

Dia mengatakan bahwa seorang manajer akan diangkat ke firma hukum Ho untuk mengambil alih penanganan berkas dan klien-kliennya. 

Asosiasi Pengacara Australia Vietnam sedang mempersiapkan upacara penghormatan untuk Ho Le Dinh.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar