Minggu, 16 Desember 2018 | 23:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menristek: Masyarakat bisa manfaatkan data satelit

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta
<p>Data satelit diharapkan dimanfaatkan tidak hanya instansi pemerintah saja tapi juga oleh masyarakat.</p><p>Demikian disampaikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir saat membuka acara penyerahan data satelit penginderaan jauh beresolusi tinggi dan sangat tinggi kepada instansi pemerintah, di Sari Pan Pasifik Jakarta yang diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Selasa (30/1), seperti dilaporkan <i>Reporter Elshinta, Ragil Lestari.</i></p><p>"Jika masyarakat bisa memanfaatkan data satelit, maka dinilai inovasi yang luar biasa," kata Nasir.</p><p>Dalam keaempatan ini, juga ditegaskan bahwa memang benar, pemerintah memerlukan data satelit untuk mendukung berbagai kegiatan.</p><p>Kegiatan tersebut mencakup sektor kehutanan, pertanian, kewilayahan, kelautan, perikanan, pertambangan, keamanan, pajak, pariwisata dan perencanaan tata ruang.</p><p>Contoh pemanfaatan data satelit tersebut yaitu dalam sektor perpajakan. Data satelit mampu membantu dalam peningkatan perhitungan obyek pajak seperti lahan perkebunan dan pertambangan. Hal ini tentunya membantu dalam peningkatan pendapatan pajak negara.</p><p>Penyerahan data satelit oleh LAPAN hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan kerjasama antara LAPAN dan para pemangku kepentingan. Dengan pemanfaatan data satelit, diharapkan dapat mempercepat perencanaan pembangunan nasional.</p><p>Selain itu, penyerahan data satelit ini juga merupakan implementasi dari UU no 21 tahun 2013 tentang ke-antariksaan dan instruksi presiden no. 6 tahun 2012.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Data satelit diharapkan dimanfaatkan tidak hanya instansi pemerintah saja tapi juga oleh masyarakat.</p><p>Demikian disampaikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir saat membuka acara penyerahan data satelit penginderaan jauh beresolusi tinggi dan sangat tinggi kepada instansi pemerintah, di Sari Pan Pasifik Jakarta yang diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Selasa (30/1), seperti dilaporkan <i>Reporter Elshinta, Ragil Lestari.</i></p><p>"Jika masyarakat bisa memanfaatkan data satelit, maka dinilai inovasi yang luar biasa," kata Nasir.</p><p>Dalam keaempatan ini, juga ditegaskan bahwa memang benar, pemerintah memerlukan data satelit untuk mendukung berbagai kegiatan.</p><p>Kegiatan tersebut mencakup sektor kehutanan, pertanian, kewilayahan, kelautan, perikanan, pertambangan, keamanan, pajak, pariwisata dan perencanaan tata ruang.</p><p>Contoh pemanfaatan data satelit tersebut yaitu dalam sektor perpajakan. Data satelit mampu membantu dalam peningkatan perhitungan obyek pajak seperti lahan perkebunan dan pertambangan. Hal ini tentunya membantu dalam peningkatan pendapatan pajak negara.</p><p>Penyerahan data satelit oleh LAPAN hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan kerjasama antara LAPAN dan para pemangku kepentingan. Dengan pemanfaatan data satelit, diharapkan dapat mempercepat perencanaan pembangunan nasional.</p><p>Selain itu, penyerahan data satelit ini juga merupakan implementasi dari UU no 21 tahun 2013 tentang ke-antariksaan dan instruksi presiden no. 6 tahun 2012.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com