Senin, 19 Februari 2018

Intelijen Australia datangi kantor berita amankan berkas yang terjual di toko loak

Kamis, 01 Februari 2018 15:21

Petugas intelijen ASIO mengamankan dokumen rahasia dari kantor berita ABC yang bocor. Sumber: http://bit.ly/2DUpMCQ Petugas intelijen ASIO mengamankan dokumen rahasia dari kantor berita ABC yang bocor. Sumber: http://bit.ly/2DUpMCQ
Ayo berbagi!

Sejumlah perwira intelijen Australia mendatangi kantor berita Australian Broadcasting Corporation (ABC) di Canberra dan Brisbane guna mengamankan berkas-berkas yang bersifat rahasia dan ditemukan terkunci dalam lemari yang sempat dijual toko loak.

Kantor departemen perdana menteri dan kabinet telah melakukan sebuah penyelidikan pada hari Rabu (31/01) setelah pihak ABC mengungkap sejumlah berkas dari lima pemerintahan Australia sebagaimana tercermin dari notulen pertemuan kabinet dalam kurun waktu sepuluh tahun, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian. Petugas dinas intelijen Australia (ASIO) mendatangi kantor ABC dan membawa brangkas untuk menyimpan dokumen-dokumen rahasia tersebut.

Wakil PM Australia, Barnaby Joyce dalam wawancara dengan Radio ABC menyatakan bahwa orang yang bertanggung jawab atas kebocoran ini harus menjawab sejumlah pertanyaan. “Jelas seseorang telah melakukan hal yang mengejutkan, dan penyelidikan ini akan mencari tahu persisnya apa yang terjadi,” katanya. Mencari penjelasan atas hal yang terjadi itu, Joyce kemudian berkilah, “Dalam proses menjalankan sebuah negara, terkadang beberapa hal tidak jalan sebagaimana mestinya. In adalah salah satu contohnya,” katanya.

Menurut aturan yang berlaku, berkas-berkas pembahasan di kabinet dikategorikan sebagai dokumen rahasia selama 20 tahun.

Dalam wawancara dengan sebuah radio lokal, Tony Abbott salah satu perdana menteri yang pembahasan oleh kabinetnya ikut bocor menduga bahwa adalah seorang pegawai departemen menengah atau pegawai tingkat rendah yang lalai dalam membiarkan kebocoran ini terjadi. Dia juga bersikeras bahwa harus ada yang dikenakan sanksi atas keteledoran ini.

“Bukan sebuah kebocoran di kabinet yang terjadi tapi ada kabinet [red: lemari] yang bocor,” kata Abbott.

Demi menjaga kerahasiaan isi dokumen sensitif tersebut, pihak ABC telah memutuskan untuk tidak memuat sejumlah dokumen karena sifatnya yang rahasia itu.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar