Senin, 17 Desember 2018 | 01:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Antisipasi gangguan pada Pilkada Kudus, Polres Kudus gelar sispam kota

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
<p>Ribuan personel gabungan dari Polres Kudus, Kodim 0722, Satpol PP dan Linmas Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti kegiatan simulasi sispam kota penangganan kerusuhan Pilkada Kudus tahun 2018 yang berlangsung di kawasan alun-alun Simpang Tujuh Kota Kudus, Jawa Tengah, Selasa (6/2).</p><p>Dalam simulasi tersebut, digambarkan gangguan keamanan dan potensi kerawanan yang terjadi pada saat tahapan kampanye, pemungutan suara, maupun rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Kudus.</p><p>Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menyatakan, kegiatan simulasi sispam kota yang dilakukan hari ini, merupakan penggambaran potensi gangguan keamanan pada saat Pilkada Kabupaten Kudus. Sebab di Kabupaten Kudus ada lima Pasangan calon (Paslon), sehingga potensi kerawanan dan gangguan harus diantisipasi sejak dini.</p><p>Dijelaskan Kapolres, pada saat tahapan kampanye rawan terjadi gesekan antar massa pendukung, demikian juga pada saat pencoblosan atau pemungutan suara rawan pula adanya warga yang tidak dapat mencoblos dan melakukan pengrusakan di TPS. </p><p>"Adanya gangguan pencegatan kotak suara juga kita antisipasi," imbuhnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta Sutini.</i></p><p>Ia menjelaskan, selain gangguan pada masa kampanye dan pencoblosan, kerawanan terjadi pada saat rekapitulasi dengan adanya ketidakpuasan hasil rekapitulasi atau penghitungan suara oleh Tim Sukses Pasangan calon.</p><p>"Unjuk rasa dan aksi penjarahan di objek-objek vital oleh massa yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi menjadi perhatian kami. Makanya kami siapkan tim "Raisa" pengurai massa, tim satwa dan tim Renmas," paparnya.</p><p>Lanjut Kapolres, simulasi gangguan keamanan pada saat Pilkada serentak baik Pilbup Kudus maupun Pilgub Jawa Tengah diharapkan tidak terjadi.</p><p>"Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran tugas dari semua pihak. Untuk dibutuhkan sinergitas dari semua pihak termasuk komitmen untuk menjaga netralitas dari TNI, Polri maupun ASN. Meski ASN mempunyai hak suara," harap orang nomer satu di Polres Kudus tersebut.</p><p>Menurutnya, pasca penetapan Pasangan calon yang akan dilakukan pada tanggal 12 Februari mendatang, semua pasangan calon akan diamankan oleh personel Polres Kudus. Sebanyak 20 personel akan menjaga keamanan siang dan malam masing-masing pasangan calon. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.</p><p>Sementara itu kegiatan sispam&nbsp;kota yang dihadiri oleh Forkopinda, KPU, Panwaslu maupun parpol pengusung paslon diwarnai hujan deras. </p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Ribuan personel gabungan dari Polres Kudus, Kodim 0722, Satpol PP dan Linmas Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti kegiatan simulasi sispam kota penangganan kerusuhan Pilkada Kudus tahun 2018 yang berlangsung di kawasan alun-alun Simpang Tujuh Kota Kudus, Jawa Tengah, Selasa (6/2).</p><p>Dalam simulasi tersebut, digambarkan gangguan keamanan dan potensi kerawanan yang terjadi pada saat tahapan kampanye, pemungutan suara, maupun rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Kudus.</p><p>Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menyatakan, kegiatan simulasi sispam kota yang dilakukan hari ini, merupakan penggambaran potensi gangguan keamanan pada saat Pilkada Kabupaten Kudus. Sebab di Kabupaten Kudus ada lima Pasangan calon (Paslon), sehingga potensi kerawanan dan gangguan harus diantisipasi sejak dini.</p><p>Dijelaskan Kapolres, pada saat tahapan kampanye rawan terjadi gesekan antar massa pendukung, demikian juga pada saat pencoblosan atau pemungutan suara rawan pula adanya warga yang tidak dapat mencoblos dan melakukan pengrusakan di TPS. </p><p>"Adanya gangguan pencegatan kotak suara juga kita antisipasi," imbuhnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta Sutini.</i></p><p>Ia menjelaskan, selain gangguan pada masa kampanye dan pencoblosan, kerawanan terjadi pada saat rekapitulasi dengan adanya ketidakpuasan hasil rekapitulasi atau penghitungan suara oleh Tim Sukses Pasangan calon.</p><p>"Unjuk rasa dan aksi penjarahan di objek-objek vital oleh massa yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi menjadi perhatian kami. Makanya kami siapkan tim "Raisa" pengurai massa, tim satwa dan tim Renmas," paparnya.</p><p>Lanjut Kapolres, simulasi gangguan keamanan pada saat Pilkada serentak baik Pilbup Kudus maupun Pilgub Jawa Tengah diharapkan tidak terjadi.</p><p>"Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran tugas dari semua pihak. Untuk dibutuhkan sinergitas dari semua pihak termasuk komitmen untuk menjaga netralitas dari TNI, Polri maupun ASN. Meski ASN mempunyai hak suara," harap orang nomer satu di Polres Kudus tersebut.</p><p>Menurutnya, pasca penetapan Pasangan calon yang akan dilakukan pada tanggal 12 Februari mendatang, semua pasangan calon akan diamankan oleh personel Polres Kudus. Sebanyak 20 personel akan menjaga keamanan siang dan malam masing-masing pasangan calon. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.</p><p>Sementara itu kegiatan sispam&nbsp;kota yang dihadiri oleh Forkopinda, KPU, Panwaslu maupun parpol pengusung paslon diwarnai hujan deras. </p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com