Jumat, 20 April 2018

Antisipasi gangguan pada Pilkada Kudus, Polres Kudus gelar sispam kota

Selasa, 06 Februari 2018 20:02

Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Ribuan personel gabungan dari Polres Kudus, Kodim 0722, Satpol PP dan Linmas Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti kegiatan simulasi sispam kota penangganan kerusuhan Pilkada Kudus tahun 2018 yang berlangsung di kawasan alun-alun Simpang Tujuh Kota Kudus, Jawa Tengah, Selasa (6/2).

Dalam simulasi tersebut, digambarkan gangguan keamanan dan potensi kerawanan yang terjadi pada saat tahapan kampanye, pemungutan suara, maupun rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menyatakan, kegiatan simulasi sispam kota yang dilakukan hari ini, merupakan penggambaran potensi gangguan keamanan pada saat Pilkada Kabupaten Kudus. Sebab di Kabupaten Kudus ada lima Pasangan calon (Paslon), sehingga potensi kerawanan dan gangguan harus diantisipasi sejak dini.

Dijelaskan Kapolres, pada saat tahapan kampanye rawan terjadi gesekan antar massa pendukung, demikian juga pada saat pencoblosan atau pemungutan suara rawan pula adanya warga yang tidak dapat mencoblos dan melakukan pengrusakan di TPS.

"Adanya gangguan pencegatan kotak suara juga kita antisipasi," imbuhnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Ia menjelaskan, selain gangguan pada masa kampanye dan pencoblosan, kerawanan terjadi pada saat rekapitulasi dengan adanya ketidakpuasan hasil rekapitulasi atau penghitungan suara oleh Tim Sukses Pasangan calon.

"Unjuk rasa dan aksi penjarahan di objek-objek vital oleh massa yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi menjadi perhatian kami. Makanya kami siapkan tim "Raisa" pengurai massa, tim satwa dan tim Renmas," paparnya.

Lanjut Kapolres, simulasi gangguan keamanan pada saat Pilkada serentak baik Pilbup Kudus maupun Pilgub Jawa Tengah diharapkan tidak terjadi.

"Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran tugas dari semua pihak. Untuk dibutuhkan sinergitas dari semua pihak termasuk komitmen untuk menjaga netralitas dari TNI, Polri maupun ASN. Meski ASN mempunyai hak suara," harap orang nomer satu di Polres Kudus tersebut.

Menurutnya, pasca penetapan Pasangan calon yang akan dilakukan pada tanggal 12 Februari mendatang, semua pasangan calon akan diamankan oleh personel Polres Kudus. Sebanyak 20 personel akan menjaga keamanan siang dan malam masing-masing pasangan calon. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu kegiatan sispam kota yang dihadiri oleh Forkopinda, KPU, Panwaslu maupun parpol pengusung paslon diwarnai hujan deras.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar