Minggu, 16 Desember 2018 | 23:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Mantan PM Bangladesh dipenjara lima tahun

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Khaleda Zia. Sumber Foto: http://bit.ly/2nUjnN7
Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Khaleda Zia. Sumber Foto: http://bit.ly/2nUjnN7
<p>Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Khaleda Zia, telah ditetapkan bersalah atas dakwaan melakukan korupsi dan, karena itu, dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun. </p><p> Di tengah pengamanan ketat, hakim Md Akhtaruzzaman pada Pengadilan Khusus-5, di Dhaka, membacakan putusan setebal 632 halaman, Kamis sore. </p><p> Pengadilan juga menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun masing-masing kepada lima orang lainnya, termasuk putra Zia, Tarique Rahman.</p><p> Menteri Kehakiman Bangladesh, Anisul Haq, mengatakan kepada para wartawan, "dia (Khaleda Zia) akan berakhir di penjara hari ini."</p><p> Ia mengatakan, Zia bisa mengajukan banding ke Mahkamah Agung terhadap vonis hakim itu. </p><p> Menjelang pembacaan putusan kasus korupsi yang melibatkannya, Zia pada Rabu kembali menyatakan tidak bersalah atas dakwaan tersebut. </p><p> Kasus itu diajukan pada Juli 2008. </p><p>Zia dan lima orang lainnya, termasuk putranya yang juga wakil presiden senior BNP, Tarique Rahman, didakwa menggelapkan dana lebih dari 20 juta taka (Rp3,2 miliar) dari sumbangan luar negeri untuk Yayasan Yatim Piatu Zia dalam masa jabatan Zia sebagai perdana menteri pada 2001-2006. </p><p> Zia sering mengatakan bahwa permusuhan politik merupakan penyebab kemunculan kasus yang menimpa putranya pada masa pemerintahan perdana menteri Bangladesh yang sedang berkuasa saat ini, Sheikh Hasina.&nbsp; (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Khaleda Zia, telah ditetapkan bersalah atas dakwaan melakukan korupsi dan, karena itu, dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun. </p><p> Di tengah pengamanan ketat, hakim Md Akhtaruzzaman pada Pengadilan Khusus-5, di Dhaka, membacakan putusan setebal 632 halaman, Kamis sore. </p><p> Pengadilan juga menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun masing-masing kepada lima orang lainnya, termasuk putra Zia, Tarique Rahman.</p><p> Menteri Kehakiman Bangladesh, Anisul Haq, mengatakan kepada para wartawan, "dia (Khaleda Zia) akan berakhir di penjara hari ini."</p><p> Ia mengatakan, Zia bisa mengajukan banding ke Mahkamah Agung terhadap vonis hakim itu. </p><p> Menjelang pembacaan putusan kasus korupsi yang melibatkannya, Zia pada Rabu kembali menyatakan tidak bersalah atas dakwaan tersebut. </p><p> Kasus itu diajukan pada Juli 2008. </p><p>Zia dan lima orang lainnya, termasuk putranya yang juga wakil presiden senior BNP, Tarique Rahman, didakwa menggelapkan dana lebih dari 20 juta taka (Rp3,2 miliar) dari sumbangan luar negeri untuk Yayasan Yatim Piatu Zia dalam masa jabatan Zia sebagai perdana menteri pada 2001-2006. </p><p> Zia sering mengatakan bahwa permusuhan politik merupakan penyebab kemunculan kasus yang menimpa putranya pada masa pemerintahan perdana menteri Bangladesh yang sedang berkuasa saat ini, Sheikh Hasina.&nbsp; (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com