Kamis, 20 September 2018 | 13:06 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Bawaslu: Pantau politik uang berkedok kegiatan keagamaan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CamPIv
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CamPIv
<p>Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Abhan, meminta Panwaslu kabupaten/kota hingga Kelurahan untuk mengawasi politik uang berkedok bantuan dan kegiatan keagamaan selama masa kampanye Pilkada 2018.</p><p> "Terutama selama Ramadhan nanti, karena kegiatan keagamaan ini rawan disisipi dengan agenda politik," kata Abhan saat membuka kegiatan jelajah pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan depan Masjid Nurul Jannah, Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Tampan, Pekanbaru, Minggu (11/2).</p><p> Abhan menjelaskan semua Panwas harus jeli karena Parpol dan Balon akan membungkus kegiatan keagamaan sedemikian rupa dengan berkedok bantuan.</p><p> "Yang perlu diawasi itu, jangan sampai terjadi politik uang," ujarnya.</p><p> Abhan mengatakan petugas pengawas pemilu/pilkada harus menyiapkan strategi khusus untuk mengawasi kampanye dalam kegiatan keagamaan.</p><p> "Di sini, pengawas harus ada di setiap tahapan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi)," pesan Abhan di hadapan ratusan Panwaslu kecamatan dan Pamwaslu kelurahan se-Kota Pekanbaru yang hadir pada kegiatan itu.</p><p> Ia mengatakan dalam melaksanakan seluruh tahapan rangkaian Pilkada serentak 2018 di Provinsi Riau, pengawasan tidak hanya di awal tahapan saja. Tetapi sampai penghitungan akhir.</p><p> "Perlu diwaspadai itu ketika masa kampanye, ada dua moment kegamaan yakni bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Kampanye kegiatan kegamaan ini rawan ditunggangi dengan namanya politik uang," tegas Abhan lagi.</p><p> Pada Pilkada Gubernur Riau 2018, ada empat pasangan Bakal Calon yang telah mendaftarkan diri ke KPU Riau pada hari Senin 8 Januari hingga Rabu 10 Januari 2018.</p><p> Pasangan calon yang pertama kali mendaftarkan diri adalah Syamsuar-Edy Natar Nasution. Diusung oleh tiga partai, yaitu PAN, Nasdem, dan PKS.</p><p> Kemudian pasangan Firdaus-Rusli Effendi yang didukung partai Demokrat dan PPP. Dua pasang calon lain yang mendaftarkan diri ke KPU Riau adalah pejabat petahana Arsyadjuliandi Rachman, dengan dukungan Golkar, PDIP, dan Nasdem.</p><p> Terdapat pula pasangan Lukman Edy dan Hardianto dengan dukungan PKB dan Gerindra. Sesuai tahapan KPU Senin (12/2)adalah penetapan pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur oleh KPU Riau. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 12:52 WIB

Perludem: Hoaks dan politik transaksional jalan pintas pemilu

Hukum | 20 September 2018 - 12:48 WIB

Mahfud MD: Hukum di Indonesia amburadul

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:34 WIB

Kemenhub klarifikasi soal aplikasi taksi daring `plat merah`

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:27 WIB

KPK lantik tiga pejabat baru

Pileg 2019 | 20 September 2018 - 12:16 WIB

Bawaslu Riau sebut belasan bacaleg curi start

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 12:08 WIB

Pemkab Banyuwangi kirim surat ke pusat terkait aspirasi Tenaga Honorer K2

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com