Kamis, 22 Februari 2018

Petani Bunga Matahari Di Queensland Kesal Turis Datang Untuk Selfie

Minggu, 11 Februari 2018 18:40

(Courtesy: AustraliaPlus) Petani bunga matahari Craig Smith. (Courtesy: AustraliaPlus) Petani bunga matahari Craig Smith.
Ayo berbagi!

Para petani bunga matahari di Queensland (Australia) banyak yang kesal dengan ribuan turis yang mendatangi kebun mereka untuk selfie, karenanya merusak lahan dan tanaman mereka.

Para turis itu disebutkan tidak saja masuk dan berjalan di area kebun namun juga meninggalkan sampah, dan bahkan ada yang mencuri bunga matahari untuk dibawa pulang.

Salah seorang petani itu Craig Smith dari perkebunan Nobby di Darling Downs, sekitar 279 km dari ibukota Queensland Brisbane mengatakan selama beberapa pekan terakhir, dia harus mengusir ratusan turis dari ladang miliknya.

Mereka banyak merusak karena berjalan di sela-sela tanaman, sehingga banyak tanaman rusak, membuat tanah jadi keras, memetik bunganya dan membawa pulang." katanya.

Turis yang datang untuk selfie dengan bunga matahari di Queensland
Turis yang datang untuk selfie dengan bunga matahari di Queensland.

ABC News: Elly Bradfield

Smith mengatakan selama dua musim terakhir hal ini menjadi masalah dan memperkirakan media sosial yang menyebabkan semua hal tersebut.

"Para turis tampak dianjurkan untuk datang untuk berfoto ria, dan kami senang saja mereka datang untuk selfie, namun kami tidak senang kalau mereka berjalan ke sana kemari di kebun, membuang sampah dan memetik bunganya, hal sudah saya saksikan beberapa kali." katanya.

Kunjungan ke kebun dianjurkan

Banyak turis yang harus menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk bisa mencapai kebun bunga matahari tersebut, untuk berselfie, terutama di antara jajaran bunga matahari.

Pusat informasi di kawasan dan media sosial sudah memberikan informasi mengenai kemana saja mereka bisa pergi dan kebun dimana bunga matahari sedang mekar.

Kompetisi yang diadakan oleh Southern Queensland Country Tourism menawarkan hadiah $AUS 2500 (sekitar Rp 25 juta) bagi foto terbaik yang diambil di kawasan Queensland Selatan.

Someone digs holes in a sunflower's face.
Bunga matahari yang dirusak oleh turis.

Supplied: Craig Smith

Dan seperti disebutkan dalam akun FB mereka di akhir Januari, selfie bersama bunga matahari sudah menjadi hal yang paling banyak dilakukan untuk kompetisi ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Bunga Matahari Australia Kevin Charlesworth, mengatakan adalah hal yang sedikit keterlaluan melihat para turis berjalan seenaknya di perkebunan bunga matahari.

Dia malah menyarankan para petani memasang pagar dan menarik bayaran dari mereka yang hendak masuk ke sana.

"Media sudah menulis mengenai betapa cantiknya bunga matahari dan mereka memang cantik." katanya.

"Sebagai pemilk lahan, kita tidak bisa menyalahkan orang yang ingin mengambil foto, namun mereka yang datang harus mengetahui masuk ke kebun orang lain adalah tindakan melanggar hukum."

"Mungkin sebaiknya mereka meminta ijin kepada pemilik untuk masuk. Ini seperti kalau anda memiliki kebun bagus di pinggir kota, anda tidak akan senang bila ada orang yang masuk begitu saja."

"Jadi mereka harus menyadarai hal tersebut dan mengambil foro dari jauh dan tahu apa yang mereka lakukan."

Juga ada bahaya biosecurity

Charlesworth mengatakan meskip turis yang datang tidak banyak memberikan ancaman biosecurity, namun ancaman itu tetap ada dan perlu mendapat perhatian.

"Banyak orang datang dari kota sehingga mereka tidak pernah menginjak lahan perkebunan orang dimana kedatangan mereka bisa membawa penyakit atau bibit tumbuhan liar. Jadi ada ancaman walau kecil." katanya.

Ratusan turis datang ke ladang bunga matahari bisa merusak tanah
Ratusan turis datang ke ladang bunga matahari bisa merusak tanah.

Supplied: Craig Smith

Sementara itu petani bunga matahari Craig Smith mengatakan juga diperlukan penyebaran informasi karena banyak turis tidak mengerti mengapa petani menanam bunga matahari.

"Banyak diantara mereka berpikir kami hanya memotong bunganya dan menjualnya di pasar, dan mereka juga tertarik mengetahui apa kegunaan bunga matahari." kata Smith.
"Tampaknya ada kebutuhan atau ada pasar dimana kami bisa membuka pintu bagi turis untuk datang, dan mereka harus membayar dimana kami menjelaskan segala sesuatu mengenai bunga matahari, jadi ini menambah pengetahuan mereka." tambah Smith.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar