Selasa, 20 Februari 2018

Longsor di Borobudur, seorang luka dan dua rumah rusak

Senin, 12 Februari 2018 06:57

Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2A39wMF Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2A39wMF
Ayo berbagi!

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Ngaglik, Desa Giritengah, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (11/2) malam, mengakibatkan dua rumah rusak dan seorang mengalami luka-luka.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto di Magelang mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah terjadi hujan lebat di kawasan tersebut. 


Disebutkan, korban luka-luka atas nama Ningsih (60) yang mengalami luka di bagian kepala dan saat ini mendapat perawatan di Puskesmas.


Ia menuturkan di kawasan Desa Giritengah dan sekitarnya terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak pukul 14.00 WIB hingga Minggu petang menyebabkan tanah longsor.


"Longsor juga mengakibatkan sebagian akses jalan desa tertutup," katanya.


Hujan yang terjadi sejang Minggu siang tersebut juga mengakibatkan longsor di Dusun Banar, Desa Deangan, Kecamatan Mertoyudan dan di Dusun Tukung, Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari.


Menurutnya, longsor di Dusun Banar berupa tebing setinggi empat meter dengan panjang 15 meter mengalami longsor yang menyebabkan tertutupnya sebagian akses jalan dan menutup saluran air hingga meluap ke badan jalan.

Ketebalan material longsoran anatra 20 hingga 30 centimeter dan panjang material longsoran 10 meter. Material longsoran cukup membahayakan pengguna jalan.


Ia menyampaikan longsor di wilayah Ngemplak berupa sebuah tebing setinggi 25 meter dengan panjang 12 meter yang menyebabkan sebagian rumah milik Slamet (35) rusak ringan pada bagian kandang.


Untuk menyingkirkan material longsor, warga bersama relawan akan melakukan kerja bakti pada Senin (12/2) pagi. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar