Jumat, 14 Desember 2018 | 02:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kapolda: Peserta Pilkada harus bermental siap kalah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2CdNMer
Sumber foto: http://bit.ly/2CdNMer
<p>Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung menekankan agar peserta Pilkada Kota Bengkulu 2018 harus mempunyai mental siap kalah.</p><p>"Para pasangan calon kita harapkan harus bersikap kesatria, siap terpilih dan tidak terpilih, siap menang dan siap kalah, sehingga pemimpin terpilih nantinya dapat membangun daerah dengan maksimal terhitung dari awal masa jabatan," kata Coki di Bengkulu, Minggu (11/2).</p><p>Menurutnya, tindakan tidak sportif bukan hanya mencederai tahapan pemilu, namun juga menyebabkan gangguan terhadap sosial politik dan stabilitas daerah.</p><p>Sementara gangguan stabilitas daerah bardampak sangat besar, yakni merugikan masyarakat, sebab diyakini akan mengganggu perekonomian daerah, menimbulkan keresahan yang akhirnya aktivitas masyarakat menjadi tidak maksimal.</p><p>Pasangan calon kepala daerah yang tidak memiliki mental siap kalah tersebut dikhawatirkan dapat menjadi penyebab gangguan keamanan dan ketertiban apalagi jika mereka mengapresiasikan kekalahan dengan tindakan yang melanggar hukum.</p><p>Untuk memastikan tahapan penyelenggaraan Pilkada 2018 yang aman, tertib dan damai, Polda Bengkulu memberlakukan pengamanan ketat.</p><p>"Ya, meskipun aman, kita tetap mempersiapkan kemungkinan terburuk, pengamanan ini erat kaitannya dengan lingkungan strategis, sosial politik, yang bisa saja berubah dengan cepat dan dinamis," kata Kapolda.</p><p>Demi memastikan stabilitas daerah ini, Polda Bengkulu meyiapkan hampir 700 personel untuk mengamankan titik pemilihan, selain itu juga menyiagakan satuan anti huru hara, brimob, bahkan penjinak bom.</p><p>"Kita juga berharap semuanya mendukung pemilu yang sportif tidak hanya pasangan calon tetapi juga simpatisan maupun tim pemenangan dan masyarakat secara luas," ujarnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung menekankan agar peserta Pilkada Kota Bengkulu 2018 harus mempunyai mental siap kalah.</p><p>"Para pasangan calon kita harapkan harus bersikap kesatria, siap terpilih dan tidak terpilih, siap menang dan siap kalah, sehingga pemimpin terpilih nantinya dapat membangun daerah dengan maksimal terhitung dari awal masa jabatan," kata Coki di Bengkulu, Minggu (11/2).</p><p>Menurutnya, tindakan tidak sportif bukan hanya mencederai tahapan pemilu, namun juga menyebabkan gangguan terhadap sosial politik dan stabilitas daerah.</p><p>Sementara gangguan stabilitas daerah bardampak sangat besar, yakni merugikan masyarakat, sebab diyakini akan mengganggu perekonomian daerah, menimbulkan keresahan yang akhirnya aktivitas masyarakat menjadi tidak maksimal.</p><p>Pasangan calon kepala daerah yang tidak memiliki mental siap kalah tersebut dikhawatirkan dapat menjadi penyebab gangguan keamanan dan ketertiban apalagi jika mereka mengapresiasikan kekalahan dengan tindakan yang melanggar hukum.</p><p>Untuk memastikan tahapan penyelenggaraan Pilkada 2018 yang aman, tertib dan damai, Polda Bengkulu memberlakukan pengamanan ketat.</p><p>"Ya, meskipun aman, kita tetap mempersiapkan kemungkinan terburuk, pengamanan ini erat kaitannya dengan lingkungan strategis, sosial politik, yang bisa saja berubah dengan cepat dan dinamis," kata Kapolda.</p><p>Demi memastikan stabilitas daerah ini, Polda Bengkulu meyiapkan hampir 700 personel untuk mengamankan titik pemilihan, selain itu juga menyiagakan satuan anti huru hara, brimob, bahkan penjinak bom.</p><p>"Kita juga berharap semuanya mendukung pemilu yang sportif tidak hanya pasangan calon tetapi juga simpatisan maupun tim pemenangan dan masyarakat secara luas," ujarnya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com