Jumat, 22 Juni 2018 | 02:52 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Sleman targetkan bebas kawasan kumuh pada 2020

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
ilustrasi.
ilustrasi.
<p>Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya melaksanakan program Kota Tanpa Kumuh atau "Kotaku" dan menargetkan seluruh wilayah setempat bebas dari kawasan kumuh pada 2020.</p><p>"Dalam penanganan kawasan kumuh perkotaan, Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan bahwa pada 2017 luasan kawasan kumuh berkurang sebesar 68,25 hektare, pada 2018 berkurang 35,5 hektare dan 2019 berkurang 58,63 hektare sehingga pada 2020 tercapai nol persen kawasan kumuh," kata Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Sleman, Senin (12/2).</p><p>Menurut dia, berdasarkan SK Bupati Sleman No.83/Kep.KDH/A/2014 tentang Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan, menetapkan 45 lokasi kawasan permukiman kumuh perkotaan di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Depok, Mlati, Gamping, Ngemplak, Ngaglik dan Kecamatan Godean.</p><p>"Berdasarkan hasil pendataan, diperoleh prioritas penanganan kawasan kumuh hingga 2019 sebanyak 17 desa dan 45 titik dengan luasan 162,93 hektare. Sementara untuk lokasi yang belum pernah menjadi prioritas dilakukan kegiatan pencegahan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti sosialisasi, pelatihan maupun penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat," katanya.</p><p>Ia mengatakan, pada 2017 Kabupaten Sleman mendapatkan Bantuan Dana Investasi Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Masyarakat (BDI PLBK) sebanyak 15 Desa yang tersebar di beberapa Kecamatan, yakni Desa Sidoagung, Sidoarum, Sidomoyo, Banyuraden, Trihanggo, Nogotirto, Tirtoadi, Tlogoadi, Sendangadi, Sinduadi, Caturtunggal, Condongcatur, Wedomartani, Bimomartani, dan Triharjo.</p><p>"Kami berharap masyarakat senantiasa dapat mendukung dan terus mensukseskan program pemerintah dalam upaya mewujudkan 'Kotaku' di Kabupaten Sleman. dapat semakin mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan di Kabupaten Sleman, sehingga dapat mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman," katanya.</p><p>Sri Muslimatun mengatakan, diharapkan seluruh aparatur terkait dan masyarakat untuk dapat memanfaatkan berbagai sarana dan prasarana yang telah dibangun ini sesuai peruntukannya.</p><p>"Yang tidak kalah penting adalah untuk dapat menjaga dan merawat keberadaan berbagai sarana tersebut, sebagai upaya dalam mempertahankan masa guna sarpras," katanya.</p><p>Sedangkan program "Kotaku" di Kabupaten Sleman yang telah berhasil dan telah diresmikan yakni di Dusun Banaran, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati.</p><p>Ketua panitia pembangunan "Kotaku" Dusun Banaran Heru Sehono mengatakan pembangunan Program "Kotaku" Dusun Banaraan tahap pertama berupa jalan paving blok seluas 1.085 meter persegi, saluran drainase 300 meter, talud dan pagar 35 meter dan ruang terbuka publik 80 meter persegi.</p><p>"Sedang untuk tahap kedua berupa jembatan besi sembilan meter, jalan paaving blok 45 meter, pagar 45 meter dan talud 45 meter," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com