Komnas HAM bentuk tim pemantauan Pilkada
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Devi Novitasari | Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2CdNMer
<p>Komisi&nbsp;Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membentuk Tim Pemantauan Pilkada Serentak 2018 untuk memastikan pilkada bebas diskriminasi bermuatan suku, agama, ras dan antar golongan.</p><p>"Menjadi penting untuk menciptakan pilkada yang bermartabat, dalam arti pilkada yang bebas dari diskriminasi bermuatan SARA, pemenuhan, perlindungan, dan penghormatan hak memilih bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia terutama kelompok rentan dan minoritas, dan juga berdampak positif pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019," tulis Komnas HAM dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/2).</p><p>Komnas HAM menyatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan upaya untuk memenuhi hak turut serta dalam pemerintahan sesuai dengan pasal 43 UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).</p><p>Pembentukan Tim Pemantauan Pilkada Serentak 2018 sendiri dilakukan berdasarkan mandat Komnas HAM sesuai konstitusi, serta berdasarkan beberapa temuan pada Pilkada 2015 dan 2017.</p><p>Tim Pilkada Komnas HAM nantinya akan memberikan porsi pendidikan HAM terkait pemilu melalui berbagai kegiatan seperti kampanye, workshop, seminar, dan FGD.</p><p>Rencananya Tim Pemantauan Pilkada Komnas HAM akan diperkenalkan dan diluncurkan kepada publik Senin hari ini. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Aparat kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20...
Minggu, 22 April 2018 - 07:04 WIB
<p>Pencarian terhadap Wakapolres Labuhan Batu Kompol Adi Chandra yang tenggelam di perairan De...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Provinsi Aceh pada pukul 22.16 WIB.<...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Kapal boat yang ditumpangi rombongan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dilaporkan ...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta pembangunan Jembatan Widang di Kabupaten Tuban yang am...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua konsisten merealisasikan BB...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Semangat Kartini masih terus terasa hingga sekarang dan para wanita sudah menunjukkan peran...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 134
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once